Suara.com - Bulan Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga diri dari segala hal yang membatalkan puasa, termasuk untuk berhubungan suami-istri di siang hari.
Mengutip ulasan dari website resmi Muhamamdiyah, pelanggaran berhubungan suami-istri di siang Ramadan mewajibkan pelakunya untuk membayar kafarat sebagai bentuk penebusan dosa.
Sebagaimana dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah yang menceritakan seorang laki-laki mendatangi Rasulullah SAW dengan perasaan cemas karena telah menggauli istrinya di siang hari bulan Ramadan saat sedang berpuasa.
Rasulullah SAW kemudian menjelaskan bahwa untuk menebus kesalahan tersebut, ia harus memerdekakan seorang budak. Jika tidak mampu, ia diwajibkan berpuasa dua bulan berturut-turut. Jika masih tidak sanggup, maka harus memberi makan 60 orang miskin.
Hadis ini menjadi dasar utama dalam menetapkan kewajiban kafarat bagi seseorang yang dengan sengaja melakukan hubungan suami-istri di siang hari bulan Ramadan.
Bentuk kafarat yang harus dibayarkan terdiri dari tiga pilihan bertingkat: memerdekakan budak, berpuasa dua bulan berturut-turut, atau memberi makan 60 orang miskin.
Namun, muncul pertanyaan: siapa yang sebenarnya wajib membayar kafarat? Apakah hanya suami atau istri juga memiliki kewajiban yang sama?
Dalam pandangan sebagian ulama, kewajiban membayar kafarat hanya dibebankan kepada suami, sebagaimana tercermin dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah.
Namun, dalam beberapa pandangan lain, istri juga dianggap memiliki kewajiban yang sama, terutama jika ia ikut serta secara sadar dalam tindakan tersebut.
Dalam keputusan yang diambil oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DI Yogyakarta, disepakati bahwa kewajiban membayar kafarat dalam kasus hubungan suami-istri di siang hari bulan Ramadan hanya dibebankan kepada suami, sebagaimana yang tercermin dalam hadis Rasulullah SAW.
Berita Terkait
-
Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
-
Viral Santriwati Ngaku Hamil Tanpa Hubungan Intim, Logika Publik Berontak
-
Andre Rosiade Ungkap Akun Fitnah Azizah Salsha, Tega Bilang Berhubungan Badan dengan Philo Paz
-
Malam Lailatul Qadar: Bolehkan Suami Istri Berhubungan Intim? Ini Kata Ulama
-
Hukum Berhubungan Suami Istri di Malam Lailatul Qadar, Bolehkah?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega