Suara.com - Puasa bulan Ramadan merupakan kewajiban bagi seluruh umat Islam di dunia yang telah memenuhi syarat wajib berpuasa. Puasa dimulai sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Salah satu waktu penting yang menjadi penanda sebelum Subuh adalah Imsak.
Mengutip dari berbagai sumber, Imsak adalah waktu yang menunjukkan jeda sebelum masuknya waktu Subuh, biasanya sekitar 10-15 menit sebelumnya. Waktu ini digunakan sebagai pengingat bagi umat Islam untuk bersiap-siap menghentikan makan dan minum sebelum azan Subuh berkumandang.
Sejumlah ulama menerangkan bahwa Imsak bukanlah batas akhir makan dan minum. Dengan kata lain, waktu Imsak hanya sebagai pengingat, bukan tanda larangan untuk menyantap makanan.
Banyak yang bertanya apakah makan dan minum setelah Imsak diperbolehkan? Jawabannya, masih boleh. Umat Islam tetap diperbolehkan menyantap makanan hingga terdengar azan Subuh.
Kenapa masih dibolehkan makan saat Imsak?
Pertam, Imsak bukanlah batas waktu larangan makan dan minum, melainkan hanya sebagai penanda agar umat Islam lebih berhati-hati.
Dalam hadits Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda: "Makan dan minumlah kalian hingga mendengar azan Bilal." (HR. Bukhari)
Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman: "Makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar." (QS. Al-Baqarah: 187)
Namun, saat azan Subuh berkumandang, umat Islam wajib menghentikan makan dan minum untuk memulai ibadah puasa.
Dengan penjelasan di atas, waktu Imsak bukanlah batas akhir untuk makan dan minum, melainkan hanya sebagai pengingat sebelum memasuki waktu Subuh. Umat Islam masih diperbolehkan menyantap makanan hingga azan Subuh berkumandang.
Waktu Imsak dan Cara Menentukannya
Menurut buku All About Ramadan: Teman Setia Menikmati Ibadah karya Rosidin dan Risalah Shaum: Telaah Kritis atas Sunnah-sunnah dan Bid'ah-bid'ah karya Wawam Shofwan Sholehuddin, secara bahasa imsak berarti menahan diri atau batas waktu memulai puasa.
Sementara itu, secara istilah, imsak adalah waktu di mana umat Islam mulai menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa, yang dimulai sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan niat karena Allah SWT.
Dalam buku Ilmu Falak Dasar karya Sudarmadi Putra, imsak juga diartikan sebagai waktu sebelum salat Subuh, di mana umat Islam bersiap-siap untuk memulai puasa. Meski demikian, waktu puasa secara syariat tetap dimulai sejak azan Subuh dikumandangkan.
Penetapan waktu imsak bukan untuk memajukan waktu puasa, tetapi lebih sebagai bentuk kehati-hatian agar umat Islam lebih siap dalam menyambut waktu sahur dan azan Subuh.
Tag
Berita Terkait
-
Waktu Imsak Kota Bukittinggi 6 Maret 2025, Lengkap dengan Hal yang Membatalkan Puasa!
-
Waktu Imsak Kota Padang 6 Maret 2025, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan!
-
Jadwal Lengkap Imsakiyah Ramadhan 2024 Kemenag Jakarta dan Sekitarnya Sebulan Full!
-
LENGKAP! Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2024 Kemenag Yogyakarta dan Sekitarnya Sebulan Penuh
-
Waktu Buka Puasa Palangka Raya Hari Ini Rabu, 5 April 2023
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini
-
Bacaan Surat Yasin Lengkap 83 Ayat, Latin, Terjemahan, dan Keutamaan Jantung Al-Qur'an
-
Tata Cara dan Niat Sholat Gerhana Bulan 7 September 2025 untuk Imam dan Makmum