Sosok Ci Mehong akhir-akhir ini ramai jadi pembahasan di media sosial. Ci Mehong merupakan seorang pebisnis yang menjual palugada alias 'apa yang lu mau gua ada'.
Dari sekian banyak dagangannya, rujak dan cendol yang dijual Ci Mehong yang paling laris manis. Meski harganya mahal, tapi banyak yang mengakui bahwa rujak dan cendol Ci Mehong enak rasanya.
Kini sukses dengan bisnisnya, ternyata Ci Mehong pernah hidup susah saat masih kecil. Saat hadir di podcast Farida Nurhan, pemilik nama asli Tjioe Nofia ini menceritakan penderitaannya waktu kecil.
Hidup miskin, orang tua Ci Mehong tak mampu membeli lauk yang layak untuk anak-anaknya.
"Makan nasi itu kita kebetulan 8 bersaudara ya, jadi kalo mau beli lauk itu satu potong ikan di warung Padang minta kuahnya itu yang banyak. Saya masih ingat waktu itu satu potong ikan itu 150 perak," ucap Ci Mehong.
"Terus sampe rumah itu, ikan dibagi 8," imbuhnya.
Tak hanya itu, saat melahirkan anak pertamanya, Ci Mehong sama sekali tak punya uang. Ia bahkan tak bisa menebus biaya rumah sakit.
Beruntung Ci Mehong mendapat pinjaman uang dari sang kakak hingga akhirnya bisa membawa anaknya pulang ke rumah.
"Tahun 1994 saya pinjam duit ke koko saya. Waktu itu anak saya yang Aldo ini, saya titipin di sana karena saya mau ambil uang deket bank, karena atas nama saya, jadi harus saya (yang ke bank). Jadi anak saya, saya tinggal dulu di situ," beber Ci Mehong.
Baca Juga: Ayu Ting Ting Ulang Tahun, Diberi Surprise Bak Artis Korea: Bunganya Banyak Banget!
"Saya pergi naik motor sama suami saya ambil duit buat nebus," ungkapnya.
Berkat keuletan Ci Mehong, kini ia hidup berkelimpahan. Ia pandai mengambil peluang dari apa saja yang ada di depan matanya. Bahkan jualannya laris manis dan viral di media sosial.
Selain jualan buah-buahan dan makanan, Ci Mehong juga bergelut dalam bisnis calo tanah kuburan yang harganya fantastis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja