Di tengah proses perceraian Inara Rusli dan Virgoun, baru-baru ini beredar isi chat vulgar sang vokalis Last Child hingga menuai atensi publik.
Sebelumnya, Inara Rusli sempat membuat gempar jagat media sosial usai membeberkan perselingkuhan Virgoun dengan Tenri Anisa. Ia menyebut jika suaminya sudah berzina dengan wanita lain.
Namun Tenri Anisa nampak tak terima terseret dalam isu perselingkuhan hingga akhirnya menyerang balik dengan melaporkan Inara Rusli atas kasus pencemaran nama baik.
Inara Rusli pun telah memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, ia diperiksa 3,5 jam dan diajukan beberapa bukti chat mesum dengan Virgoun.
"Bukti baru, yang belum pernah Ina berikan ke kita. Ketika saya baca, saya syok banget karena gak pantas," kata kuasa hukum Inara Rusli, Susianti Agustina.
Kuasa hukum Inara Rusli pun menyebut chat Virgoun itu terbilang vulgar kepada istrinya. Terlihat sangat tidak bermoral saat mengirim pesan ke Inara Rusli.
"Saya enggak bisa ngomong di sini karena terlalu vulgar dan tak bermoral seorang suami ngomong kayak gitu kepada seorang istri," ungkapnya.
Kuasa hukumnya sengaja tak membukanya karena takut klientnya depresi jika chat mesumnya itu jadi konsumsi publik.
"Ini anak (Inara Rusli) bisa depresi berat dengan bahasa seperti itu. Kalau orang yang gak kuat bisa segini (isyarat gila)," pungkasnya, ditiilik dari Suara.com.
Baca Juga: Profil Tantri Kotak, Vocalis Band yang Disindir Posan Mirip Pembantu
Chat mesum Virgoun ke Inara Rusli itu seketika viral di media sosial hingga mendapatkan tanggapan yang beragam.
"Chat mesum Virgoun dan Inara bocor," tulis akun TikTok @betamalele, dikutip pada Minggu (16/7/2023).
"Kan mereka udah nikah, terus masalahnya di mana?" tulis seorang netizen.
"Efek dikasih nginap kemarin kali," ucap netizen lain. "Emang apa chat-nya? Sampe lutut geter," ujar netizen yang lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026