Ferry Irawan akhirnya dapat menghirup udara bebas usai 7 bulan mendekam di penjara atas kasus KDRT yang dilaporkan Venna Melinda. Ferry mengungkap perasaannya usai dilaporkan oleh Venna atas kasus KDRT.
Sebagai suami Venna kala itu, Ferry mengaku sangat hancur dan tak percaya bahwa dirinya akan berurusan dengan hukum lantaran laporan istrinya.
"Pada saat itu hanya ada kehancuran, tidak percaya semuanya campur aduk," ujar Ferry Irawan dalam tayangan Pagi-pagi Ambyar, Selasa (22/8/2023).
Ia mengaku sedih dan sulit berkata-kata saat kembali teringat akan momen tersebut. Sebab, awalnya ia dan Venna sama-sama memiliki niat untuk membangun rumah tangga yang harmonis.
"Sedih mungkin aku sudah nggak bisa berkata-kata lagi pada saat itu. Aku nggak percaya ini bisa terjadi. Maksudnya ingin menuju sakinah mawadah warohmah, tapi jadi begini," ungkapnya.
Disisi lain, Ferry Irawan juga mengaku dirinya tidak memiliki teman selama di penjara. "Saya di dalam sana itu tidak punya teman sama sekali," kata Ferry.
Walaupun begitu, Ferry Irawan tak menampik dirinya banyak mendapat pelajaran selama di penjara. Ia pun merasa seperti terlahir kembali sebagai manusia yang baru.
"Alhamdullilah saya terlahir sebagai manusia baru, di mana saya hanya melihat masa kini dan menatap masa depan," pungkasnya.
Baca Juga: Fans Fanatik Masuk Kamar Hotel Jaehyun NCT, SM Entertainment Ambil Tindakan Hukum Tegas
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila
-
Tak Hanya Pintar Akademik, Generasi Muda Dituntut Kuasai Diplomasi dan Bangun Jejaring Global
-
Second Chance, Program Soccer Camp Pertama di Indonesia Jadi Trending Topic
-
Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia
-
Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK
-
Di Tengah Krisis Global, Traveling Tetap Prioritas: Anggaran Wisata Malah Meningkat di 2026
-
Duh! Viral Warung Bakso di Klaten Kenakan Tarif AC ke Pembeli
-
Resmi Jadi Ketua Pengprov Muaythai Jawa Tengah, Yohan Mulia Legowo Kebut Berbagai Kejuaraan
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar
-
Kampung Tua di Palembang yang Pernah Disinggahi Bung Karno Kini Jadi Lokasi Festival Kopi