Selebtek.suara.com - Kendaraan yang efisien dalam menggunakan bahan bakar memang menjadi favorit para pengendara. Jadi ketika mendapati mobil kesayangan cenderung boros bahan bakar tentunya akan menimbulkan pertanyaan. Terlebih saat kamu merasa tak ada yang salah dengan sistem kendaraan.
Namun, ternyata ada penyebab-penyebab yang membuat mobil menjadi boron dan mungkin tak diketahui sang pengemudi. Dikutip Auto2000, berikut ulasan mengapa mobilmu boros bahan bakar
Tekanan ban kurang
Tekanan angin pada ban ternyata tak bisa disepelekan. Karena selain mempengaruhi keselamatan, ban yang kurang angin alias kempis juga berdampak pada borosnya bahan bakar. Hal itu lantaran tapak yang bersinggungan dengan permukaan aspal menjadi lebih besar dan membuat mesin bekerja lebih berat. Energi yang harus dihasilkan untuk menggerakkan ban pun lebih besar yang artinya memerlukan asupan bahan bakar lebih banyak.
Terlambat ganti oli
Oli mobil juga mempengaruhi boros atau tidaknya BBM kendaraan kamu. Jika membiarkan mesin mobil bekerja dengan oli yang sudah lama , maka performanya tidak maksimal. Hal ini membuat kendaraan lebih boros bahan bakar karena mesin menjadi kasar. Ganti oli secara berkala dan lakukan servis rutin sesyai jadwal.
Lupa rilis rem tangan
Terutama mobil toyota yang masih menggunakan rem tangan konvensianal, tuas yang lupa diturunkan atau tidak sempurna dirilis saat mobil berjalan sudah pasti membuat mesin bekerja ekstra. Kesalahan ini secara otomatis membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih banyak. Jadi pastikan rilis tuas rem tangan sempurna sebelum memasukkan gigi untuk berjalan.
Mengemudi agresif
Hal lain yang menjadi penyebab boros bahan bakar adalah mengemudi yang agresif. Akselerasi mendadak, memacu mobil hingga rpm tinggi, rem mendadak, dan manuver agresif lainnya membutuhkan suplai bahan bakar berlebih. Jadi jangan heran kalau konsumsi BBM akan lebih boros saat mengemudi secara agresif. Sebaiknya terapkanlah gaya mengemudi hemat BBM alias eco driving. Perlu dicatat, selain boros bahan bakar, mengemudi agresif memperbesar tingkat kecelakaan lalu lintas.
BBM tidak sesuai rekomendasi
Terakhir yang sering tidak disadari banyak pengendara adalah mengisi bahan bakar yang dipasok tak sesuai anjuran pabrikan. Padahal mobil wajib diisi bahan bakar sesuai nilai oktan yang disarankan pabrikan. Penggunaan bahan bakar yang sesuai akan menjaga pembakaran mesin tetap optimal sehingga mobil lebih efisien dalam hal konsumsi bensin. (*)
Berita Terkait
-
GAC Indonesia Kuasai Segmen Hatchback Listrik Lewat Dominasi AION UT
-
Strategi Mobil Murah Daihatsu Berhasil Jinakkan Pasar Otomotif Semester Pertama 2026
-
Daftar Penjualan Mobil Mewah Juni dan Bocoran Amunisi Baru Jelang GIIAS 2026
-
Tak Sekadar Antar BBM, Truk Tangki Pertamina Dipantau 24 Jam Nonstop
-
Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Viral Dugaan Penipuan Tes TOEFL saat MPLS, Disdikpora DIY Tegaskan Nama Dinas Dicatut
-
Sudah Kantongi Hak Cipta, Tari Kipas Ajer Raih Medali Emas di Singapura
-
57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat
-
Misi Terakhir Deschamps di Piala Dunia 2026: Kawal Kylian Mbappe Rebut Sepatu Emas dari Lionel Messi
-
Tren Ngopi Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi, Pelaku F&B Didorong Ciptakan Menu Bernilai Tambah
-
GAC Indonesia Kuasai Segmen Hatchback Listrik Lewat Dominasi AION UT
-
Soal Pemberian Amplop kepada Pejabat, Gratifikasi Sebaiknya Ditolak Sejak Awal
-
Daftar Warna Keberuntungan Shio 2026, Bawa Energi Positif Menurut Ahli
-
Kafka on the Shore: Perjalanan Menemukan Diri di Antara Mimpi dan Kenyataan
-
KPK Tak Bisa Sendirian, Pengawasan Dana Otsus Papua Tak Boleh Dibebankan pada Satu Lembaga