/
Kamis, 02 Juni 2022 | 12:09 WIB
Reuters/Michael Fiala

Selebtek.suara.com - Perkembangan di dunia otomotif memang sangat pesat. salah satunya mengenai bahan bakar kendaraan. Hal ini berkaitan dengan polusi yang dihasilkan yakni emisi karbon, sebuah gas yang dihasilkan dari pembakaran mesin kendaraan.

Guna mengatasi hal tersebut, produsen mobil mewah Lamborghini akan meluncurkan dua mobil hybrid yang akan menggunakan bahan bakar e-fuels atau bahan bakar sintetis. Mereka mengkaim penggunaan bahan bakar ini lebih ramah lingkungan dibanding bahan bakar konfensional.

Dilansir dari Reuters, Rabu (1/6/2022), direktur eksekutif Lamborghini, Stephan Winkelmann, menjelaskan mobil hibrida bikinan pabrikan berlambang banteng itu akan menggunakan bahan bakar sintetis yang sangat rendah emisi karbon.

"Saat ini kami belum memiliki bahan bakar (sintetis) dalam jumlah cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan semua pabrikan," katanya, sembari menambahkan jika usaha Lamborghini tetap membutuhkan dukungan dari pemerintah untuk penggunaan bahan bakar sintetis.

Saat ini bahan bakar sintetis atau e-fuels saat ini masih dikembangkan untuk digunakan pada mesin pembakaran konfensional. Dengan demikian pabrikan-pabrikan mobil tak perlu terburu-buru untuk berpindah ke mobil listrik berbasis baterai.

Sementara itu, Lamborghini juga tak mau ketinggalan dengan pesaingnya seperti Ferrari, Aston Martin dan McLaren untuk membuat kendaraan berbahan listrik. Namun merek asal Italia itu belum mau untuk melepas citra mobil sport yang kencang saat beralih ke listrik.

Saat ini Lamborghini, yang berada di bawah Volkswagen Group, berencana untuk mengubah semua model mobil buatannya ke versi hibrida mulai 2023 mendatang. Mobil listrik pertamanya diperkirakan diluncurkan pada akhir dekade ini. (*)

Load More