/
Kamis, 16 Juni 2022 | 22:35 WIB
Instagram/@bts.bighitofficial

Selebtek.suara.com - Dua pekan atau tepatnya 10 Juni 2022, BTS melakukan comeback yang sangat dinanti-nanti olah ARMY (fandom BTS) lewat album 'PROOF'. 

Ditengah pencapaian yang luar biasa atas comeback tersebut, diantaranya album 'PROOF' yang terjual hingga 2,5 juta copy (berdasarkan data dari Hanteo Chart) di hari pertama perilisannya hingga lagu utama 'Yet To Come' yang mencapai peringat 1 iTunes di 100 negara, tersiar kabar yang kurang baik dari HYBE sebagai agensi BTS. 

Seperti yang dilansir dari Koreaboo, nilai  saham HYBE mengalami penurunan selama perdagangan. Tepatnya setelah jam kerja atau setelah jam perdagangan normal ditutup seperti yang diumumkan pada malam 14 Juni KST (Korea Standard Time).

Diketahui harga pembukaan saham pada 15 Juni terdaftar sebesar168,000 KRW (sekitar $130 USD), setelah hari sebelumnya harga penutupan di harga 193,000 KRW (sekitar $150 USD).

Penurunan saham HYBE yang tiba-tiba menyebabkan nilai perusahaan secara keseluruhan telah turun lebih dari 2 triliun won (tepatnya 2,12 triliun won atau $1.644.656.529). 

Kepanikan investor sehingga menyebabkan harga saham HYBE turun terkait dengan rumor bahwa BTS akan hiatus. 

Bermula dari acara 'BTS Fiesta 2022', sebuah perayaan tahunan untuk ulang tahun debut BTS dengan merilis video di mana para anggota berbagi makanan, saling berbagai mengenai ide kreatif mereka, dan sampai akhirnya Suga berkata "Kita sedang dalam periode istirahat". 

Dan Kata-kata Sugar tersebut diterjemahkan menjadi, "Kita bagaimanapun, telah memasuki 'masa istirahat' kita, kan?."

Suga melanjutkan untuk memperluas apa arti 'periode istirahat' tersebut. Itu hanya periode dimana BTS tidak merilis atau membuat konten sebanyak dulu sebagai grup sehingga para anggota dapat fokus pada pekerjaan solo atau individu. 

Yang tidak disangka-sangka adalah ucapan Suga tersebut diartikan sebagai pertanda bahwa BTS akan hiatus dan berita pun berkembang yang mengarah pada rumor hingga penyebaran informasi palsu bahwa BTS berpotensi bubar. 

CEO HYBE Park Jiwon bahkan secara pribadi membantah semua rumor tersebut. Menurutnya bahkan BTS tidak mempertimbangkan untuk membubarkan grup sama sekali. 

Dirinya menegaskan bahwa keinginan RM dan kawan-kawan untuk berkembang secara individu bukan berarti menghentikan sepenuhnya aktivitas grup. 

Park Jiwon bahkan mengirimkan email internal kepada semua karyawan HYBE untuk sekali lagi mengklarifikasi apa yang terjadi dengan situasi yang menimpa BTS. 

"Saya mengirimkan email ini kepada semua orang karena Anda mungkin mendengar berbagai reaksi berbeda di luar perusahaan, jadi ini akan menjadi penjelasan kami yang jelas. Melalui BTS Festa Dinner Party, BTS menyampaikan keinginan mereka untuk memperluas jangkauan kegiatan mereka dengan menggabungkan kegiatan kelompok dan kegiatan individu untuk pertumbuhan dan pendewasaan grup yang berkelanjutan. Bagian-bagian dari video dibesar besarkan dan ditafsirkan secara tidak benar, yang mengarah pada penyebaran informasi palsu."

Meskipun nilai saham diperkirakan akan perlahan pulih, tetap saja investor khawatir tentang masa depan perusahaan dan bertanya-tanya kapan mereka dapat melihat BTS bersama-sama lagi. (*)

Load More