/
Jum'at, 17 Juni 2022 | 19:35 WIB
Entertainment News

Selebtek.suara.com - Publik di seluruh dunia kini tengah membicakan sosok Aktor terkenal Ryan Grantham yang pernah bermain dalam  serial  Riverdale, Supernatural dan Diary Of A Wimpy Kid.

Bagaimana tidak, baru-baru ini Ryan membuat pernyataan yang mengejutkan dimana ia mengaku bersalah atas pembunuhan terhadap ibu kandungnya bernama Barbara Waite pada Maret 2020.

Pengakuan tersebut terjadi saat persidangan yang digelar di British Columbia Supreme Court.

Ryan Tembak Kepala Sang Ibu dari Belakang

Peristiwa mengerikan tersebut terjadi pada 31 Maret 2020 silam. Barbara yang saat itu berusia 64 tahun, harus mengakhiri hidup di tangan anaknya sendiri ketika sedang bermain piano. 

Barbara mengalami luka tembak di bagian belakang kepala hingga nyawanya tak terselamatkan.

Kematian Barbara Waite diketahui pihak keluarga setelah Lisa Grantham, kakak Ryan, mendapati sang ibu tak bernyawa pada malam hari usai Waite tidak menjawab panggilan dan pesan singkat.

Lisa juga mengatakan hidupnya telah "hancur" akibat pembunuhan itu, dan bahwa adik laki-lakinya adalah orang yang berbahaya.

Rencana membunuh Perdana Menteri Kanada

Kesokan harinya, Ryan bergegas pergi dengan mengendarai mobil dengan membawa tiga senjata api, bom molotov, amunisi, perlengkapan berkemah, dan peta. 

Aktor yang bermain di serial Riverdale itu hendak menuju kawasan Rideau Cottage di Ottawa tempat Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan keluarganya tinggal.

Ryan Grantham berencana untuk melakukan pembuhan terhadap Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

Di tengah jalan, niat Ryan berubah. Ryan kemudian membelokkan mobilnya ke arah kampus lamanya yakni Simon Fraser University, di Jembatan Lions Gate yang terletak di Vancouver untuk melakuan penyerangan di sana, namun Simon kembali membatalkan niat itu.

Ryan pun kemudian memilih menyerahkan diri ke polisi dan memberi tahu petugas kalau dirinya telah telah membunuh ibunya.

Grantham juga mengatakan kepada polisi dalam sebuah pernyataan bahwa dia menghabiskan berjam-jam setelah pembunuhan itu untuk mengonsumsi ganja, dan minum bir.

Menurut pengacaranya, Ryan Grantham membunuh Barbara Waite agar sang ibunda tidak melihat apa yang akan dilakukan oleh Ryan. Ia membantah hal itu dilakukan atas dasar rasa benci.

Di persidangan, Ryan Grantham menyatakan penyesalannya. "Saya tidak dapat menjelaskan atau membenarkan tindakan saya. Saya tidak bisa mencari-cari alasan," kata Ryan Grantham.

"Ibuku adalah orang yang penuh perhatian, penyayang. Ibuku tidak pantas menerima perbuatan mengerikan yang telah saya lakukan padanya," Sambung dia di pengadilan.

"Saya sungguh sedih saat berpikir telah menyia-nyiakan hidup saya," tutupnya

Dugaan Ryan Mengidap Masalah Kesehatan Mental 

Sebelum membunuh ibunya, Ryan berjuang dengan kecemasan, membenci diri sendiri dan melankolis. Dia juga memiliki keinginan untuk bunuh diri atau melakukan kekerasan kepada orang lain.

Penyelidik telah mempelajari buku catatan Grantham, di mana dia menulis tentang perjuangannya melawan depresi dan mengalami masalah kesehatan mental lainnya.

Menurut laporan psikiatris, Grantham juga menggunakan ganja secara berlebihan yang juga dinilai menjadi penyebab memburuknya kesehatan mental Grantham.

Di sisi lain, laporan menyebutkan Grantham mengatakan membunuh sang ibu agar tidak menyaksikan kekerasan yang ia rencanakan. Ia juga merupakan seorang pengguna senjata berpengalaman yang pernah menjadi anggota klub senjata.

Mahkamah Agung British Columbia mengonfirmasi Ryan Grantham dikenakan pembunuhan tingkat dua kepada sang ibu. Hal ini membuatnya terancam hukuman penjara seumur hidup. (Rigo)

Load More