/
Jum'at, 08 Juli 2022 | 20:34 WIB
Suara.com/Jehan Nurhakim

Selebtek.suara.com - Kepala Sekolah SMKN 5 Tangerang bernama Nurhadi disebut-sebut sebagai PNS terkaya di Indonesia. Hal ini usai harta kekayaannya terekspos publik melalui  elhkpn.kpk.go.id yang dikelola oleh KPK beberapa tahun silam.

Kala itu, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kekayan Nurhadi mencapai Rp 1,6 triliun. Meskipun kini diketahui jika kekayaannya berkurang drastis tersisa hanya setengahnya.

Berdasarkan informasi yang tertera di laman digital  elhkpn.kpk.go.id, total harta kekayaan Nurhali terbaru senilai Rp 802.087.500.000 atau Rp 802 miliar lebih. Kekayaannya meliputi:

- Tanah dan Bangunan Seluas 672 m2/589 m2 di Kab/Kota Tangerang senilai Rp 250.000.000

- Tanah Seluas 2.500 m2 di Kab/Kota Tangerang senilai Rp 500.000.000

- Tanah Seluas 4.400 m2 di Kab/Kota Tangerang senilai Rp 600.000.000

- Tanah Seluas 80.000 m2 di Kab/Kota Jakarta Utara senilai Rp 800.000.000.000

- Tanah Seluas 150 m2 di Kab/Kota Tangerang senilai Rp 300.000.000

Selain tanah dan bangunan, Nurhali jug amelaporkan kekayaan berupa kendaraan mobil dan motor senilai Rp 358.000.000 dengan rincian sebagai berikut:

Baca Juga: Pembiayaan SBSN 2022 Sasar Bidang Pendidikan, Rp41,7 Miliar untuk Bangun Gedung di UIN Sunan Kalijaga

- Mobil Pajero Dakar seri tahun 2015 senilai Rp 350.000.000

- Motor Honda NF 125TR keluaran tahun 2008 senilai Rp 8.000.000

Nurhali juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 74.000.000, kas dan setara kas Rp 27.000.000, serta harta lainnya senilai Rp 30.000.000.

Meski harta kekayaannya cukup besar, Nurhali juga mempunyai utang sebesar Rp 21.500.000.

Harta kekayaan Nurhali bersumber dari warisan orangtua berupa tanah dan bangunan. Selain itu, harta kekayaan lainnya adalah milik istri.

Pihak BPK turut mengkonfirmasi Nurhali sebagai sosok PNS terkaya di Indonesia sekaligus membeberkan sumber harta kekayaannya.

“KPK pernah tanya, tapi nanyanya enggak langsung ke saya, tapi ke staf saya. Memang dia punya tanah dari warisan orang tua istrinya, nggak masalah. Tanahnya di Jakarta,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten.

Sumber: Suara.com

Load More