Selebtek.suara.com - Beberapa hari lalu jagad kepolisian Republik Indonesia dihebohkan dengan insiden polisi tembak polisi. Insiden yang cukup miris itu terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo antara Brigadir J dan Brigadir E.
Insiden yang diketahui terjadi pada Jumat (8/7) sekitar pukul 17.00 WIB kemarin saaat ini sudah diambil alih oleh Polda Metro Jaya dan sudah naik ke tahap penyidikan. Dalam insiden yang menewaskan Brigadir J tersebut, siapakah yang akan menjadi tersangka? Apakah Brigadir E yang merupakan asisten pribadi dari Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo?
Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, kasus adu tembak tersebut nantinya akan ditangani oleh Direktorat Reserse kriminal umum (Dit Reskrimum) Polda Metro Jaya. Tidak hanya itu, Dedi juga mengatakan kalau Polres Jaksel tetap dilibatkan dan Bareskrim berikan Asistensi.
Sempat disinggung tentang bakal ada penetapan tersangka setelah kasus naik penyidikan, Dedi mengatakan semua sesuai prosedur. Lebih – lebih penyelesaian kasus ini merupakan komitmen dari Kapolri.
Kemudian, Dedi juga menegaskan bahwa kasus yang sudah ditarik ke Polda Metro Jaya yaitu perbuatan pencabulan dan pengancaman. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari istri Kadiv Propam terkait adanya dugaan pencabulan.
Kendati demikian, Budhi tidak menjelaskan secara terperinci ke publik terkait dugaan pasal yang dilaporkan oleh istri dari Irjen Ferdy Sambo tersebut. Selain agak sensitif, Budhi berasumsi bahwa hal itu sudah masuk dalam ranah penyidikan. Namun ia dengan tegas mengatakan kalau pihaknya bakal memproses laporan tersebut. Menurutnya istri dari Irjen Ferdy Sambo juga memiliki hak yang sama dimata hukum.
Di sisi lain, kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak melapor ke Bareskrim Polri. Kamarudin membawa dua bukti atas laporan dugaan pembunuhan berencana. Dia membuat laporan ke Bareskrim Polri terkait kasus adu tembak dari anak buah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, hingga menyebabkan Brigadir Yoshua meninggal. Sejumlah barang bukti yang dibawa adalah rekaman video luka sayatan di jasad almarhum. (cc)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng