/
Jum'at, 22 Juli 2022 | 18:19 WIB
Nikita Mirzani dan Fitri Salhuteru (suara.com)

Selebtek.suara.com - Relawan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Serang, Ani Pancani menyebut Nikita Mirzani menjadikan anaknya Arkana Mawardi sebagai tameng agar tidak ditahan penyidik Polresta Serang Kota. 

"Ibu Nikita bilang, 'Kalau saya dipenjara, anak saya ikut'," ujar Ani di Polresta Serang Kota, Jumat (22/7/2022).

Tekad keras Nikita Mirzani ternyata berbanding lurus dengan sikap Arkana Mawardi. Sang anak juga tidak mau pisah dari ibunya.

"Anaknya juga enggak mau pisah, maunya sama mamanya," kata Ani Pancani.

Sebagai perwakilan lembaga perlindungan anak, Ani Pancani menyayangkan sikap keras Nikita Mirzani yang tetap mengajak Arkana Mawardi ke Polresta Serang Kota.

"Anak itu jangan sampai dibawa ketika di kantor polisi," tutur Ani.

Namun di sisi lain, Ani Pancani juga tidak bisa memaksa Nikita Mirzani mengikuti masukannya. Ia memilih menunggu hasil proses hukum terhadap Nikita apakah akan ditahan atau tidak.

"Kita lihat saja nanti," ucap Ani.

Ani Pancani hanya bisa memastikan bahwa ia bersama lembaga akan berusaha membujuk Nikita Mirzani lagi untuk tidak membawa Arkana Mawardi ke dalam sel andai benar ditahan.

Baca Juga: ASEAN Para Games 2022: INASPOC Pastikan Stadion Manahan Siap untuk Upacara Pembukaan

"Mudah-mudahan dengan melihat kondisi anaknya ini ya kami akan berusaha bujuk lagi," ucap Ani Pancani.

Nikita Mirzani dijemput paksa penyidik Polresta Serang Kota saat sedang menghabiskan waktu bersama Arkana Mawardi di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2022).

Kabar penjemputan Nikita Mirzani disampaikan pengacara Ramdan Alamsyah melalui sebuah video yang diunggah ke akun Instagram-nya. Dalam video terlihat Nikita digiring menuju mobil hitam milik penyidik Polresta Serang Kota. 

Load More