Selebtek.suara.com - Dalam Rapat Koordinasi Nasional Kepegawaian (Rakornas) 2022, Ketua BKN, Bima Haria Wibisana menyampaikan hasil dari survei google terkait dengan kinerja PNS.
Dalam keterangannya, Bima Haria menyampaikan bahwa dari hasil survei didapatkan data sebanyak 30% PNS mengaku bahwa WFH lebih berat dari WFO, 40% mengaku WFH sama dengan WFO, sedangkan sisanya tidak mengisi survei.
Bima berspekulasi bahwa dari data yang dihasilkan dari survei tersebut, 30% ASN yang tidak mengisi survei, dapat diketahui bahwa yang bersangkutan hanya menganggur.
"30 persen lainnya tidak menjawab, mungkin lebih ringan atau tidak bekerja. Jadi dari data itu saja kita tahu 30 persen ASN enggak ngapa-ngapain," ungkap Bima Haria dalam Rakornas 2022 pada hari Kamis (21/07/2022).
Bima menegaskan bahwa jumlah Aparatu Sipil Negara (ASN) di negara kita terlalu banyak, akan tetapi tidak memiliki cukup kompetensi dalam bekerja.
"Jadi PNS kita too many, but not enough dari sisi kompetensinya," ungkap Bima Haria.
Bima Haria menyimpulkan bahwa tidak kompetennya ASN di negara kita disebabkan oleh ketidakmampuan dalam menyesuaikan dengan perkembangan digital.
"Banyak yang mengatakan bahwa alasannya karena kami sudah tua sehingga tidak mampu menggunakan teknologi digital saat WFH. Yang pertama itu bukan tidak mampu, dia tidak mau belajar. Kedua, kita tidak bisa berharap lagi dengan orang-orang yang tidak ingin melakukan perubahan," tegasnya. (cc)
Sumber: suara.com
Baca Juga: Viral Haji Mihyar Bisa Munculkan Uang Gepokan Ratusan Juta, Netizen Kocak: Beneran Crazy Rich Nih
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran
-
Akses Ditutup Ahli Waris, 8 Ruang Kelasa di SDN Bunisari Tak Bisa Dipakai
-
Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Skandal Pungli
-
Bukan Sekadar Rumah Adat Dayak, Radakng Samilik Dibangun Rp1,5 Miliar, Ini Keunikannya
-
Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis
-
Sisi Gelap Bertahan dalam Luka yang Digambarkan Lagu Berkaca-kaca
-
Tak Dilibatkan Urus Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Ahmad Dhani Akui Cuma Diminta Sumbangan
-
TPPD Jateng Ingatkan Anak Muda Jangan Terkecoh Konten Medsos: Kinerja Pemerintah Harus Berbasis Data