/
Rabu, 27 Juli 2022 | 20:15 WIB
Logo Twitter (Shutterstock)

Selebtek.suara.com - Platform Twitter akan segera mengadakan pemungutan suara (voting) bersama para pemegang saham. Voting ini rencananya akan diselenggarakan pada 13 September 2022 nanti.

Voting ini diadakan untuk menentukan apakah mereka sepakat jika perusahaan ini dibeli oleh Elon Musk dengan harga 44 miliar dolar AS atau senilai Rp660 trilliun.

Pemegang saham yang akan mengikuti agenda rapat tersebut secara langsung dapat memberikan suaranya, melansir Suara.com dikutip dari CNBC.

Agenda ini merupakan kelanjutan dari saran Dewan Direksi Twitter yang mendesak investor saham untuk menyetujui rencana penjualan perusahaan kepada CEO SpaceX tersebut.

Sementara diketahui bahwa Elon Musk telah membatalkan pembelian Twitter pada 8 Juli 2022 dengan alasan aplikasi ini dinilai gagal mengungkap jumlah akun spam dan BOT di dalamnya. Setelah kesepakatan akuisisi tersebut gagal, Twitter langsung mengambil langkah tegas dengan menggugat Elon musk.

Perusahaan menuduh bahwa Elon Musk tidak bisa menghargai Twitter serta para pemegang sahamnya.

“Musk menolak menghormati kewajibannya kepada Twitter dan pemegang saham karena kesepakatan yang ditandatangani tak lagi melayani kepentingan pribadinya,” ujar pihak Twitter.

Sidang gugatan Twitter kepada Elon Musk tersebut akan digelar pada Oktober nanti, meskipun keduanya belum mendapatkan kesepakatan mengenai tanggal pastinya.(*)

Sumber : suara.com

Baca Juga: Kapan Puasa Asyura dan Tasua 2022? Ini Jadwal dan Bacaan Niatnya

Load More