Selebtek.suara.com - Platform Twitter akan segera mengadakan pemungutan suara (voting) bersama para pemegang saham. Voting ini rencananya akan diselenggarakan pada 13 September 2022 nanti.
Voting ini diadakan untuk menentukan apakah mereka sepakat jika perusahaan ini dibeli oleh Elon Musk dengan harga 44 miliar dolar AS atau senilai Rp660 trilliun.
Pemegang saham yang akan mengikuti agenda rapat tersebut secara langsung dapat memberikan suaranya, melansir Suara.com dikutip dari CNBC.
Agenda ini merupakan kelanjutan dari saran Dewan Direksi Twitter yang mendesak investor saham untuk menyetujui rencana penjualan perusahaan kepada CEO SpaceX tersebut.
Sementara diketahui bahwa Elon Musk telah membatalkan pembelian Twitter pada 8 Juli 2022 dengan alasan aplikasi ini dinilai gagal mengungkap jumlah akun spam dan BOT di dalamnya. Setelah kesepakatan akuisisi tersebut gagal, Twitter langsung mengambil langkah tegas dengan menggugat Elon musk.
Perusahaan menuduh bahwa Elon Musk tidak bisa menghargai Twitter serta para pemegang sahamnya.
“Musk menolak menghormati kewajibannya kepada Twitter dan pemegang saham karena kesepakatan yang ditandatangani tak lagi melayani kepentingan pribadinya,” ujar pihak Twitter.
Sidang gugatan Twitter kepada Elon Musk tersebut akan digelar pada Oktober nanti, meskipun keduanya belum mendapatkan kesepakatan mengenai tanggal pastinya.(*)
Sumber : suara.com
Baca Juga: Kapan Puasa Asyura dan Tasua 2022? Ini Jadwal dan Bacaan Niatnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan