Selebtek.suara.com - Nikita Mirzani akhirnya dibebaskan karena alasan kemanusiaan setelah ditahan selama satu hari di Polresta Serang Kota. Meskipun demikian, bintang 'Comic 8' ini tetap harus menjalankan wajib lapor secara berkala.
“Saudari NM harus mengikuti wajib lapor rutin kepada penyidik satu minggu satu kali. Beliau menyanggupi hal itu,” jelas Kombes Pol Shinto Silitonga selaku Kabid Humas Polda Banten.
Merayakan kebebasannya tersebut, ibu tiga anak ini langsung menggelar acara syukuran dengan memotong tumpeng.
“Hari ini aku mau tumpengan merayakan kegagalan para musuh-musuh memenjarakan aku,” ucapnya melansir dari video yang diunggah di channel YouTube Crazy Nikmir Real pada Rabu (27/2/2022).
Artis yang dikenal memiliki banyak kontroversi tersebut mengungkapkan bahwa acara tumpengan ini sebagai bentuk syukuran karena para musuh gagal memenjarakannya.
“Baru kalau udah kayak gini wajib tumpengan. Bukannya baru sehari gue ada di dalem (penjara), lo udah pada tumpengan,” lanjutnya.
Nikita Mirzani juga berhadap acara syukuran tersebut juga bisa membawa keadilan untuk Nindy Ayunda dan Dito Mahendra.
“Semoga nasi tumpeng ini bisa memanggil Nindy Ayunda dan Dito Mahendra ke Polres Jakarta Selatan,” pungkasnya.
Warganet yang menonton video tersebut lantas memberikan banyak komentar. Tak sedikit pula yang memberikan dukungan untuk Nikita Mirzani.
Baca Juga: Tim Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J: Hasil Akhir Dapat Diketahui antara 4-8 Pekan
“Kayaknya pihak sebelah sengaja mau jatuhkan mental anak,” tulis salah seorang warganet.
“Sehat-sehat kak Niki,” komentar akun lainnya.
“Kebenaran akan selalu menang,” timpal netizen lain.(*)
Sumber : suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis