/
Kamis, 28 Juli 2022 | 18:41 WIB
Ilustrasi-Punya 188 Juta Pelanggan Premium, Spotify Tetap Rugi, Kenapa? (Pixabay/PhotoMIX-Company)

Selebtek.suara.com - Platform musik digital Spotify baru saja memberikan pengumuman mengenai laporan pendapatan perusahaan di Kuartal II 2022. Dalam laporan ini Spotify mengalami kenaikan pelanggan, tetapi ternyata tetap merugi.

Pada Kuartal II ini Spotify memiliki jumlah pelanggan hingga 433 juta orang. Angka ini menunjukkan kenaikan dari kuartal sebelumnya 422 juta. Sedangkan untuk jumlah pelanggan premium adalah 188 juta.

Akan tetapi, meskipun jumlah pelanggannya naik, ternyata Spotify mengalami kerugian di Kuartal II 2022 seperti dilansir dari suara.com pada Kamis (28/7/2022).

Selama Kuartal II, Spotify membukukan kerugian sebesar 184 juta Euro atau setara Rp2,9 triliun. Hingga kini Spotify masih mengandalkan biaya berlangganan dan iklan sebagai pendapatan perusahaan.

Tak hanya itu saja, Spotify kini juga gencar mempromosikan konten audio selain musik, seperti podcast dan buku untuk menekan pengeluaran ke kreator dan label rekaman.

Meskipun merugi, Spotify masih belum memiliki rencana untuk menaikkan harga layanan premium atau paket keluarga seperti yang dilakukan oleh Netflix.(*)

Sumber: Suara.com

Load More