Selebtek.suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) beberapa hari lalu memblokir Steam bersama enam platform lain karena belum mendaftar Penyelenggara Sistem Elektronik atau PSE lingkup privat.
Pemblokiran ini dinilai warganet bisa membunuh industri esports maupun game lokal, yang mana banyak developer game Indonesia mengandalkan Steam untuk mendistribusikan produknya ke pasar internasional.
"Banyak pro-player Dota2/Valorant/CS Indo streaming di Youtube dan Twitch. Banyak developer game Indo andalin Steam buat distribusi gamenya ke pasar internasional. Kalau sampe diblokir udah saatnya kirim bunga ke ke @kemkominfo karena membunuh industri esports dan gaming," kata akun Twitter Rizki Salminen @tilehopper, dikutip Senin (1/8/2022).
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menyatakan, Steam tetap mesti didata sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik atau PSE lingkup privat, meskipun mereka sudah membayar PPN sejak 2020.
"Ini kan bukan hanya pajak, tapi tata kelola. Kami punya rating. Jadi mereka harus ikuti juga. Itu ada ketentuannya. Intinya kami ingin mengumpulkan, mengenali, dan membangun ekosistemnya," kata Semuel dalam konferensi pers virtual pada Minggu (31/7/2022) kemarin.
Semuel juga mengatakan kalau saat ini Kementerian Kominfo bekerja sama dengan Asosiasi Game Indonesia (AGI) untuk meningkatkan game-game yang dibuat developer lokal.
Hal itu dilakukan lewat program Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) yang digelar bersama AGI.
"Jadi nanti ada pertemuan besar di Bali, antara developer dengan buyer atau publisher dan beberapa pihak lain. Kami juga mendorong game-game lokal," ungkap dia.
Ia juga menegaskan kalau Kominfo sudah memiliki alternatif apabila Steam dan platform distribusi game lain tidak mendaftarkan diri sebagai PSE lingkup privat.
Baca Juga: Truk Tronton Tabrak Mobil Patroli Polisi hingga Nyungsep ke Sawah
"Kami punya program-programnya, di Kemenparekraf ada, di Kominfo ada. Namun tadi saya berharap Steam bisa melengkapi persyaratan pendaftaran. Jadi kami enggak perlu menunggu terlalu lama," ujar dia.
"Sudah ada korespondensi dengan Valve (perusahaan yang menaungi Steam, Dota, dan Counter Strike atau CS), dan semoga mereka bisa segera melengkapi," jelas Semuel.
Berdasarkan laman Kominfo, IGDX adalah program yang digelar antara Kementerian Kominfo bersama AGI yang diharapkan mampu memberikan lebih banyak dampak positif bagi industri game dalam negeri.
Dirjen Aptika Kementerian Kominfo menjelaskan program IGDX ini pertama kali diadakan pada tahun 2019.
Untuk memfasilitasi pengembang gim, ada rangkaian sub-kegiatan antara lain IGDX Academy, IGDX Career, IGDX Business, dan IGDX Conference.
Melalui IGDX Academy, Semuel menjelaskan peserta akan mendapatkan mentorship secara online oleh mentor global dan nasional dengan pengalaman di industri gim.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur