Selebtek.suara.com - Harga minyak dunia anjlok pada perdagangan hari Kamis, ke level terendah sejak sebelum invasi Rusia ke Ukraina pada Februari.
Melansir Suara.com yang mengutip CNBC, Jumat (5/8/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup anjlok USD2,66, atau 2,75 persen menjadi USD94,12 per barel, setelmen terendah sejak 18 Februari.
Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), merosot USD2,34, atau 2,12 persen menjadi USD88,54 per barel, penutupan terendah sejak 2 Februari.
Pelemahan harga minyak dunia ini terjadi setelah para pedagang ketar-ketir atas kemungkinan resesi ekonomi tahun ini yang dapat menghambat permintaan energi.
Penurunan harga minyak bisa menjadi bantuan bagi negara-negara konsumen besar termasuk Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa, yang mendesak produsen untuk meningkatkan output guna mengimbangi pasokan yang ketat dan memerangi lonjakan inflasi.
Minyak melambung ke level lebih dari USD120 per barel pada awal tahun. Rebound permintaan yang tiba-tiba dari hari-hari tergelap pandemi Covid-19 bertepatan dengan gangguan pasokan yang berasal dari sanksi terhadap produsen utama Rusia atas invasinya ke Ukraina.
Aksi jual Kamis mengikuti lonjakan tak terduga dalam persediaan minyak mentah Amerika pekan lalu. Stok bensin, proksi bagi permintaan, juga menunjukkan peningkatan yang mengejutkan karena permintaan melambat di bawah beban harga bensin yang mendekati USD5 per galon, kata Badan Informasi Energi.
"Tampaknya pelemahan dari sesi Rabu menyusul permintaan bensin tersirat Amerika yang lebih lemah dari perkiraan, bersama dengan penerobosan level technical support pada Kamis, menyeret minyak lebih rendah," kata Giovanni Staunovo, analis UBS.
Prospek permintaan tetap dibayangi oleh meningkatnya kekhawatiran tentang kemerosotan ekonomi di Amerika Serikat dan Eropa, tekanan utang di negara-negara emerging market, dan kebijakan nol Covid-19 yang ketat di China, importir minyak terbesar dunia.
Baca Juga: Delapan Warga Tanjungpinang Meninggal karena HIV
"Penembusan di bawah USD90 sekarang merupakan kemungkinan yang sangat nyata, yang cukup luar biasa mengingat betapa ketatnya pasar dan betapa sedikitnya ruang yang ada untuk meringankan itu," kata Craig Erlam, analis Oanda di London.
"Tetapi pembicaraan seputar resesi semakin keras dan jika itu menjadi kenyataan, kemungkinan akan mengatasi beberapa ketidakseimbangan."
Bank of England (BoE) menaikkan suku bunga, Kamis, dan memperingatkan tentang risiko resesi.
Kesepakatan OPEC Plus, Rabu, untuk menaikkan target produksinya sebesar 100.000 barel per hari (bph) pada September, setara dengan 0,1% dari permintaan global, dipandang beberapa analis sebagai bearish bagi pasar.(*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
5 Rekomendasi Jilbab yang Cocok untuk Motoran, Anti Gerah dan Tetap Rapi
-
Jangan Asal Seduh! Jurus Biar Biji Kopi Nggak Cepat Basi dan Tetap Segar
-
Bocoran Xiaomi 18 Pro dan Pro Max Dilengkapi Layar Belakang AI, Kamera 200MP, Rilis September 2026
-
Daftar Harga Sunscreen Azarine Terbaru April 2026, Mulai Rp30 Ribuan
-
Kapan Way Kambas Dibuka Kembali? Ini Jawaban Balai Taman Nasional Terkait Nasib Wisata Gajah
-
Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi
-
Bukan Ompreng Tapi Kresek: Skandal MBG di Sampang yang Bikin Satgas Geram
-
TPA Tamangapa Bakal Berubah Total: Makassar Beralih ke Sistem Sanitary Landfill, Ini Targetnya!
-
Erika Carlina Ikutan Geram Okin Jual Rumah Anak Rachel Vennya: Keterlaluan!
-
5 Zodiak Paling Hoki dan Sukses pada 4 April 2026, Kamu Masuk Daftar?