Selebtek.suara.com - Masalah Elon Musk dengan Twitter belum kunjung selesai. Kali ini Pemilik SpaceX itu menantang CEO Twitter untuk debat terbuka tentang bagaimana perusahaan media sosial menghitung akun palsu dan bot spam.
Ia memberikan tantangan tersebut melalui cuitannya di Twiiter. Cuitan ini juga dibuat untuk menanggapi tentang balasannya terhadap Twitter atas usahanya untuk menarik diri dari kesepakatan 44 miliar dolar AS untuk membeli perusahaan.
“Jika Twitter hanya menyediakan metode pengambilan sampel 100 akun mereka dan bagaimana mereka dikonfirmasi sebagai nyata, kesepakatan harus dilanjutkan dengan persyaratan asli,” tulis Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX.
“Namun, jika ternyata pengajuan SEC mereka secara material salah, maka seharusnya tidak,” tambahnya dilansir laman New York Post, Minggu (7/8/2022).
“Dengan ini saya menantang @paraga untuk debat publik tentang persentase bot Twitter,” lanjut Elon Musk, menggunakan pegangan Twitter dari CEO perusahaan Parag Agrawal.
“Biarkan dia membuktikan kepada publik bahwa Twitter memiliki <5% pengguna harian palsu atau spam!”
Elon Musk (51), mencapai kesepakatan pada Juni lalu untuk membeli Twitter seharga 54,20 dolar AS per saham, premi yang lumayan dari harga saham sekitar 38 dolar AS pada saat itu.
Namun di bulan berikutnya, Musk membatalkan kesepakatan itu karena menganggap Twitter telah gagal atau menolak untuk memberikan informasi tentang akun palsu atau spam di platform.
Twitter menggugat beberapa hari kemudian, menuntut pengadilan memaksa kesepakatan untuk dilakukan.
Baca Juga: Kenalan Yuk! Dengan Pauline Hanson yang Sebut Bali Penuh Kotoran Sapi
Twiiter Kemudian memenangkan pertempuran pertama di pengadilan, tanggal persidangan dipercepat Oktober mendatang, setelah orang terkaya di dunia itu mencoba untuk mendorong kasus itu kembali ke tahun depan. (*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura
-
Senyum Terakhir di KMP Mutiara Sentosa 2: Rencana Pernikahan Sari yang Kandas di Laut Sapudi
-
Keberanian John Herdman Datangi Suporter Garuda yang Kecewa Disanjung Media Asing
-
Simpanan Masyarakat Terus Tumbuh, LPS Yakin Tidak Ada Makan Tabungan