Selebtek.suara.com - Gus Samsudin datang ke Jakarta untuk menemui Pesulap Merah. Pemilik padepokan Nur Dzat Sejati ini meminta pria yang bernama Marcel Radhival itu untuk membuktikan penipuan yang telah dituduhkan kepadanya.
Nama Gus Samsudin menjadi tercoreng sejak Pesulap Merah membongkar praktik penipuan, yang dilakukan lelaki 33 tahun tersebut. Bahkan padepokan miliknya pun ditutup imbas perseteruan keduanya.
Demi membantah semua tudingan miring tentang dirinya, Gus Samsudin mendatangi Jakarta dengan maksud untuk tabayyun. Tapi menurutnya Pesulap Merah tidak merespons hingga saat ini.
"Saya sudah menelepon, tapi tidak ada tanggapan. Ini kan ceritanya sudah sampai kemana-mana, viralnya kemana-mana," kata Gus Samsudin ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (11/8/2022).
Gus Samsudin kemudian meminta kepada Pesulap Merah untuk berhenti menjelek-jelekkan profesi dukun. Menurut Samsudin, Pesulap Merah tak harus menjelekkan pihak lain bila ingin terkenal.
"Beliau kan kreator YouTube ya, tunjukkan lah kreativitasmu, tunjukan kerjamu sehingga semua orang suka sama kamu. Tidak perlu kamu harus jatuhkan orang lain," ujar Gus Samsudin.
Gus Samsudin juga menantang Pesulap Merah untuk membuktikan ucapannya tentang penipuan yang ia lakukan. Bila benar ia telah melakukan penipuan, Gus Samsudin siap bertanggung jawab.
"Kalau ada yang saya lakukan buruk, silakan laporkan saya. Saya siap tanggung jawab. Bukan hanya tutup channel YouTube, saya siap masuk penjara kalau saya salah. Semua harus jelas," imbuh Gus Samdin.(*)
Sumber: Suara.com
Baca Juga: Top 5 Sport: Franco Morbidelli Minta Yamaha Fokus pada Fabio Quartararo di MotoGP 2022
Berita Terkait
-
Walau Dikenal sebagai Dukun, Gus Samsudin Ternyata Memiliki Istri Artis Dangdut
-
Gus Samsudin Minta Pesulap Merah Tak Lagi Jatuhkan Profesi Dukun
-
Kedatangan Gus Samsudin, Jessica Iskandar Minta di Terawang
-
Terpopuler: Rok Ayu Ting Ting Robek saat Nyanyi, Prilly Latuconsina Sempat Mau Akhiri Hidup
-
Gus Samsudin Jadi Bintang Tamu, Stasiun TV Ini Tuai Kecaman hingga Seruan Boikot
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter