/
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 08:59 WIB
Brigadir J

Selebtek.suara.com - Samuel Hutabarat, ayah dari almarhum Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J merasa pihak kepolisian kurang terbuka atas kasus yang menewaskan anaknya itu.

"Saya minta kepada penyidik Mabes Polri untuk buka saja kasus ini secara transparan dan jangan ada yang ditutupin," kata Samuel Hutabarat saat dihubungi dari Jambi, Kamis (11/8/2022).

Ia pun bingung dengan keterangan Irjen Ferdy Sambo yang diperiksa Mabes Polri yang mengatakan mantan Kadiv Propam Polda Metro Jaya itu sakit hati atas tindakan Brigadir J. Hal itu Brigadir J dituduh melakukan pelecehan terhadap istri Ferdy Sambo.

"Kami dari keluarga merasa bingung atas keterangan resmi yang dikeluarkan Mabes Polri yang mengatakan unsur sakit hati yang dimulai sejak dari Magelang hingga Sambo membunuh Yoshua," katanya.

Sebelumnya pihak penyidik Mabes Polri memeriksa tersangka Ferdy Sambo di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Dari pemeriksaan tersebut, Ferdy mengaku memerencanakan pembunuhan terhadap Brigadir J setelah dia menerima telepon dari sang istri Putri Candrawathi.

Tersangka Ferdy Sambo merasa sakit hati karena aksi almarhum Yoshua terhdap istrinya yang menjatuhkan harkat dan martabat, sehingga Ferdy perintahkan tersangka E dan RR untuk membunuh Yoshua. (*)

Sumber: Suaralampung.id

Load More