Selebtek.suara.com - Irjen Pol Napoleon Bonaparte dikabarkan meminta agar Ferdy Sambo ditempatkan di sel yang sama dengannya.
Diketahui Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir alias Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J .
Kabar ini beredar melalui media sosial seperti yang diunggah akun Instagram @sisiterangofficial.
"Napoleon Bonaparte minta satu sel dengan Ferdy Sambo? Teman lama bertemu kembali?" begitulah keterangan yang dituliskan di video, sebagaimana dilansir SuaraJabar.id-media jejaring Suara.com, Senin (15/8/2022).
Pemilik konten itu terlihat mengunggah tangkapan layar sebuah artikel dari media daring Poskota.
"Waduh! Beredar Kabar Irjen Napoleon Bonaparte Minta Irjen Ferdy Sambo Satu Sel dengan Dirinya: Kita Ingin Kenalan Jagoan di Sini," seperti itulah tajuk berita yang diunggah pemilik konten.
Pemuda dalam video itu lantas menerangkan bahwa Napoleon Bonaparte merupakan salah satu perwira kepolisian yang juga teman dari Ferdy Sambo.
Namun Napoleon kemudian tersandung kasus suap surat jalan palsu Djoko Tjandra pada tahun 2020 dan berujung dijebloskan ke dalam penjara.
Pengungkapan kasus Djoko Tjandra sendiri juga tak lepas dari kiprah Ferdy Sambo. Sejarah inilah yang kemudian disorot oleh pemilik konten.
Baca Juga: OTT Bupati Mukti Agung Wibowo, KPK Lakukan Penggeledahan di Kantor Pemkab Pemalang
"Hingga kini, Napoleon Bonaparte masih mendekam di penjara dan terdengar kabar kalau Napoleon Bonaparte mengajukan suatu permintaan. Ia ingin disatukan selnya dengan Ferdy Sambo," tutur pemuda itu.
Ia lantas menyoroti rekam jejak Napoleon Bonaparte dalam bidang bela diri, mulai dari menguasai juijitsu, taekwondo, hingga pencak silat.
"Gimana pendapat kalian?" tanya @sisiterangofficial, mempertanyakan pendapat netizen mengenai potensi Napoleon Bonaparte dan Ferdy Sambo disatukan dalam satu sel.
"Kasih kamera dong di selnya, disiarin live," ujar netizen.
"Jika jadi, info live streaming nya," timpal netizen lainnya.
"Bukan Sambo yang membongkar kasus penyuapan Bonaparte, tapi KPK. Mungkin mereka ingin membuat persengkokolan makanya minta satu sel," komentar yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo Geram! Mobil Dinas Kepala Daerah Rp8 Miliar, Padahal Jembatan Desa Ambruk
-
MUI: Muslim Wajib Jaga Keheningan Saat Umat Hindu Rayakan Nyepi
-
Sambut Idulfitri, PLN Group Berbagi Santunan untuk Anak Yatim Hingga Santri di Banggai
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Info Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Besar Sumsel: Prabumulih, Lubuklinggau, Pagar Alam
-
Sinopsis Nightmare Bikin Merinding, Kim Nam Gil dan Lee Yoo Mi Hukum Penjahat Lewat Mimpi Neraka
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
10 Pelanggaran Berat Anwar Sanjaya yang Dinilai Nodai Kesucian Ramadan
-
Kuda Lumping Diplomasi: Misi Jakarta Merayu Pawang di Panggung Board of Peace