Selebtek.suara.com - Patra M Zen merupakan kuasa hukum istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Patra mulai muncul ke permukaan publik ketika menanggapi pernyataan kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak. Kala itu, Patra menjadi sosok yang membela mati-matian Putri Candrawathi
Akan tetapi, pada Kamis (18/08/2022) kemarin dalam Talkshow Rosi yang dipandu oleh pembawa acara Rosianna Silalahi tersebut, Patra mengaku bahwa ia kena prank lantaran dirinya merasa dibohongi oleh Putri Candrawathi yang menjadi kliennya.
Menurut pengakuan Patra, Putri Candrawati pada awalnya mengaku mendapat pelecehan seksual dari Brigadir J, akan tetapi menurut kepolisian faktanya tidak seperti itu. Polisi mengungkap tidak ada kasus pelecehan seksual yang terjadi di Duren Tiga.
"Saya diberi informasi yang keliru. Kalau bahasa sekarang, saya kena prank. Saya dibohongi karena memang tidak ada pelecehan seksual di Duren Tiga," paparnya.
Lantas siapakah sosok Patra M Zen tersebut hingga dipercaya oleh pihak Putri Candrawati untuk menjadi kuasa hukum?. Simak informasinya berikut ini.
Pendidikan
Dikutip dari akun LinkedIn miliknya, Patra memulai pendidikan sarjananya di fakultas hukum Universitas Sriwijaya pada tahun 1983 dan lulus di tahun 1998.
Kemudian ia melanjutkan pendidikannya untuk mendapatkan gelar magister di University of Essex, Inggris dengan menempuh jurusan International Human Rights Law dan lulus dalam waktu satu tahun.
Sementara itu, pendidikan jenjang S3 (doktoral) nya diperoleh dari Universitas Krisnadwipayana dengan mengambil jurusan hukum pidana. Patra memulai kuliah di universitas ini pada tahun 2015 kemudian lulus pada tahun 2020.
Baca Juga: 32 Orang Tewas Akibat Kecelakaan di Turki
Karier
Jenjang karier Patra dimulai ketika dirinya berkecimpung menjadi aktivis YLBH untuk provinsi Sumatera Selatan pada tahun 1995 hingga tahun 1999. Tak hanya menjadi aktivis hukum, ia juga pernah menjadi aktivis kepemiluan pada pemilu 199 di Sumatera Selatan.
Kemudian pada tahun 2000, ia menjadi kuasa hukum di YLBH Aceh selama 8 bulan. Setelahnya, ia pindah ke Jakarta dan menjabat sebagai Kepala Divis Penelitian, Pendidikan, dan Publikasi. Bahkan pada tahun 2006, ia menjabat sebagai ketua YLBH meskipun akhirnya mengundurkan diri.
Dalam rentang tahun 2007-2008, ia juga bekerja di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Kemudian kemudian pada tahun 2010, ia bekerja di pemerintahan sebagai penasihat hukum kementrian sekretariat negara selama tujuh bulan, yakni pada bulan Januari hingga Juli.
Tak hanya itu, Patra juga membuka praktik hukum sendiri denga nama Patra M Zen dan Partners yang aktif sejak tahun 2012 hingga sekarang. (cc)
Sumber: suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung