Lifestyle / Komunitas
Rabu, 04 Februari 2026 | 18:05 WIB
Jelang Ramadan 2026, Sajadah hingga Kurma Diserbu. (Dok. Bursa Sajadah)
Baca 10 detik
  • Menjelang datangnya Ramadan, suasana belanja kebutuhan ibadah mulai terasa di berbagai sudut kota.
  • Produk meliputi sajadah desain variatif, aneka kurma, fashion muslim, dan hampers dengan harga terjangkau.
  • Lonjakan penjualan saat bulan puasa bisa mencapai tiga hingga empat kali lipat dibanding bulan biasa.

Suara.com - Menjelang datangnya Ramadan, suasana belanja kebutuhan ibadah mulai terasa di berbagai sudut kota. Dari sajadah baru, busana muslim, hingga stok kurma untuk berbuka puasa, semuanya perlahan masuk daftar belanja masyarakat. Momen inilah yang ditangkap Bursa Sajadah lewat peluncuran produk terbarunya awal Februari ini.

Berlokasi di gerainya di kawasan Dr. Saharjo, Jakarta Selatan, Bursa Sajadah memperkenalkan beragam produk baru yang memang dirancang untuk menyambut Ramadan dan Idulfitri 2026. Bukan cuma perlengkapan salat, pilihan produk yang dihadirkan juga merambah hampers, fashion muslim, hingga aneka kurma dengan rentang harga ramah di kantong.

“Launching produk baru ini menjadi momentum bagi kami untuk memperkenalkan konsep yang lebih dekat dengan konsumen, terutama dalam menyambut Ramadan dan Idulfitri,” ujar Business Development Operation Head Bursa Sajadah, Afrizal Juansyah.

Salah satu yang paling banyak dicari jelang Ramadan tentu saja sajadah. Selain untuk digunakan sendiri, sajadah juga kerap dibeli sebagai hadiah atau bagian dari hampers Lebaran. Desain yang makin variatif—dari motif klasik hingga modern minimalis—membuat perlengkapan ibadah kini tak hanya fungsional, tapi juga estetis.

Selain sajadah, kurma jadi primadona lain. Bursa Sajadah menyediakan kurma curah mulai dari harga Rp3.000, hingga kemasan premium yang cocok dijadikan bingkisan. Pilihannya pun beragam, mulai dari kurma Mesir, kurma Madinah, ajwa, Golden Valley, sampai kurma lulu.

Biar belanja Ramadan makin semangat, periode 4–18 Februari 2026 dimanfaatkan Bursa Sajadah untuk menggelar promo besar. Diskon yang ditawarkan berkisar antara 5 hingga 50 persen untuk semua item, tanpa minimum pembelian. Artinya, belanja kecil atau besar tetap kebagian potongan harga.

Yang bikin banyak pelanggan makin tergoda adalah program undian umrah dan haji. Setiap pembelanjaan minimal Rp250.000—berlaku kelipatan—memberikan kesempatan ikut undian. Hadiah utamanya berupa porsi haji ONH Plus senilai 4.000 dolar AS.

“Semakin banyak belanja, semakin besar peluang mendapatkan undian,” kata Afrizal.

Ramadan memang selalu jadi musim panen bagi ritel perlengkapan muslim. Menurut Afrizal, lonjakan penjualan saat bulan puasa bisa mencapai tiga hingga empat kali lipat dibanding bulan biasa. Saat ini, Bursa Sajadah sendiri sudah memiliki sekitar 120 ribu member dan 12 cabang di sembilan kota besar di Indonesia.

Baca Juga: Air Mata di Ujung Sajadah 2: Citra Kirana Dihadapkan pada Cinta dan Kehilangan Seorang Anak

Peluncuran produk ini juga diramaikan dengan kajian keislaman serta kolaborasi bersama majelis taklim, influencer, media, hingga agen perjalanan umrah dan haji. Konsepnya bukan sekadar belanja, tapi juga menghadirkan nuansa persiapan Ramadan yang lebih hangat dan bermakna.

Di tengah semangat menyambut bulan suci, berburu sajadah baru atau menyiapkan hampers kurma bukan lagi sekadar rutinitas tahunan. Buat banyak orang, ini adalah bagian dari cara menyambut Ramadan dengan hati yang lebih siap—dan mungkin, dengan sedikit bonus keberuntungan dari undian perjalanan ibadah.

Load More