Selebtek.suara.com - Seputar berita kenaikan harga BBM. Menko Marves Luhut memberikan penjelasan bahwa masyarakat harus bersiap mengenai kemungkinan adanya kenaikan harga BBm yang diprediksi terjadi minggu depan.
Wacana mengenai kenaikan harga BBM ini sebenarnya telah lama dibahas oleh pemerintah, terutama untuk jenis solar dan pertalite. Alasan kenaikan harga BBM ini adalah meningkatnya beban subsidi yang telah mencapai Rp502 triliun.
Pemerintah berencana mengurangi subsidi bahan bakar atau bahkan menghapuskannya sepenuhnya. Sedangkan mengenai rencana kenaikan harga BBM sendiri terjadi karena berbagai faktor, salah satunya inflasi.
Hal ini karena level inflasi Indonesia per Juli 2022 telah mencapai 4,94 persen secara tahunan. Nilai inflasi tersebut memang bisa dikatakan terkendali, namun bergantung pada kenaikan harga BBM jenis pertalite dan solar karena keduanya masih disubsidi.
Pemerintah akan menaikkan harga BBM dengan tujuan menjaga nilai inflasi agar bisa tetap terkendali dan menekan beban subsidi di APBN. Padahal sebelumnya pemerintah telah menaikkan anggaran subsidi BBM hingga Rp502 triliun.
Namun, upaya tersebut nyatanya masih belum cukup untuk menutupi kenaikan harga minyak dunia dan menanggapi nilai rupiah yang kian melemah. Harga minyak dunia per Agustus 2022 saat ini sudah lebih dari USD 106.7 per barel.
Sedangkan pemerintah Indonesia hanya memberikan perkiraan anggaran harga minyak dunia USD 90 per barel.
Harga BBM subsidi dan non subsidi di Indonesia sendiri saat ini memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Seperti diketahui bahwa pertamax termasuk daftar BBM non subsidi yang harganya mencapai Rp.12.500 per liter.
Sementara pertalite yang masuk ke BBM subsidi hanya dijual dengan harga Rp.7.650. Hal ini membuat banyak pengguna kendaraan bermotor yang lebih memilih pertalite karena lebih murah, sehingga menyebabkan pembengkakan anggaran subsidi. (cc)
Baca Juga: Ibadah Haji Jaman Dulu, Butuh Enam Bulan Untuk Sampai ke Mekah
Sumber: Suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kenaikan Harga Beras dan Rokok Dorong Warga Hampir Miskin Jatuh ke Jurang Kemiskinan
-
Mengenal Fenomena 'Deskilling': Benarkah AI Perlahan Menurunkan Keterampilan Berpikir Manusia?
-
Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya
-
Aturan BPJS vs Ekspektasi Pasien: Siapa yang Sebenarnya Perlu Disalahkan?
-
Rincian Bunga Deposito BRI dan BNI Terbaru Tahun 2026
-
Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua
-
Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir
-
Dipimpin Hakim Richard Edwin Basoeki, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 dan Agustus
-
Seberapa Oke Mobil Listrik Jaecoo J5 EV? Intip Kata Pakar
-
Riset Terbaru Ungkap Manfaat Sistem Kerja Hybrid bagi Karyawan saat Musim Libur Sekolah