/
Senin, 22 Agustus 2022 | 07:33 WIB
Video YouTube yang dinarasikan berisi kabar Ferdy Sambo ditembak saat mencoba kabur dari Mako Brimob (NUSANTARA UPDATE)

Selebtek.suara.com - Beredar kabar jika Ferdy Sambo ditembak setelah mencoba kabur dari rumah tahanan Mako Brimob. Informasi ini disebarkan oleh salah satu akun Youtube.

Dalam thumbnail video itu, terdapat narasi yang menyebutkan jika mantan Kepala Divisi (Kadiv) Propam ini ditembak di tempat ketika mencoba melarikan diri dari rumah tahanan.

"Mampus kau Sambo! Nekat melarikan diri dari Mako Brimob! Sambo langsung di-door di tempat! Begini kondisi dia sekarang," narasi dalam video.

Video tersebut diunggah kanal YouTube NUSANTARA UPDATE pada Jumat (12/08/22) lalu. Namun benarkah kabar tersebut?

Dilansir dari Turnbackhoax.id--jaringan Suara.com, video yang memiliki narasi Irjen Sambo melarikan diri dari rutan MAko Brimob adalah tidak benar.

Video yang berdurasi 3 menit 9 detik itu juga tidak ditemukan keterangan Ferdy Sambo melarikan diri dari Mako Brimob dan ditembak di tempat.

Video-video itu hanya berisi gambar-gambar Ferdy Sambo serta keterangan pengacaranya yakni Arman Hanis yang mengatakan kliennya akan bertanggung jawab atas perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

Kemudian terdapat juga narasi voice over yang menyebut jika dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J kepada istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawati kecil kemungkinannya terjadi menurut Kabareskrim Polri, Komjen Agus Adrianto.

Hingga video berakhir, tidak ada keterangan Ferdy Sambo kabur dan ditembak. Hingga kini, tak ada pula laporan yang kredibel terhadap pernyataan tersebut.

Baca Juga: Ayu Ting Ting Pamer Kedekatan dengan YouTuber Korea Selatan, Didoakan Jodoh

Sebelum menjadi tersangka, Ferdy Sambo telah ditangkap dan ditempatkan di Mako Brimob untuk menjalani pemeriksaan soal dugaan pelanggaran kode etik sejak Sabtu (6/8/2022).

Berdasarkan penjelasan di atas, maka kabar mengenai mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yang ditembak saat hendak kabur dari Mako Brimob adalah hoaks. (*)

Sumber: Suara.com

Load More