Selebtek.suara.com - Irjen Ferdy Sambo menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) secara tertutup di ruang sidang KKEP Gedung TNCC lantai I, Rowabprof Divisi Propam, Mabes Polri, pada Kamis (25/8/2022) pukul 09.00 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan sidang etik Ferdy Sambo akan dipimpin oleh Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol. Ahmad Dofiri.
"Pak Kabaintelkam (yang memimpin)," kata Dedi.
Komjen Pol. Ahmad Dofiri adalah perwira tinggi (pati) dengan pangkat jendral bintang tiga. Sementara Ferdy Sambo merupakan pati Polri berpangkat jenderal bintang dua atau Irjen Pol.
Berdasarkan Perpol Nomor 7 Tahun 2022 itu, untuk memeriksa pelanggaran KEPP dilakukan oleh perwira tinggi Polri.
Pada Pasal 42 ayat (3) disebutkan, susunan organisasi KKEP sebagaimana dimaksud pada ayat (1), keanggotannya berpangkat sama atau lebih tinggi dari pangkat terduga pelanggar.
Profil Ahmad Dofiri
Melansir Denpasar.suara.com, Ahmad Dofiri diketahui lahir di Indramayu, pada 4 Juni 1967. Dia menjabat sebagai Kabaintelkan sejak 31 Oktober 2021.
Perjalanan karier Ahmad Dofiri
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Masih Bertahan di Rp 972.000/Gram
Jenderal bintang tiga ini merupakan lulusan terbaik Akpol 1989. Dia banyak berpengalaman di bidang SDM. Sebelum menjabar Kabaintelkam, dia merupakan Kapolda Jawa Barat pada tahun 2022.
Dia memulai karirnya sebagai Kanit Resintel Polsekta Tangerang Polda Metro Jaya pada tahun 1990. Setelah itu menjabat sebagai Kassubag Jabpamentil Bagian SDM Polri (2005).
Setelah itu, dia menjabat sebagai Kapolres Bandung (2007). Dua tahun kemudian dia menjabar Wakapolwiltabes Bandung (2009).
Selanjutnya menjabat Kapoltabes Yogyakarta (2009), Kabag Kermadagri Robangpers SDE SDM Polri (2010). Lalu Koorspripim Polri (2010) dan Analis Kebijakan Madya bidang Binkar SSDM Polri (2012).
Dia kemudian menjadi Wakapolda DIY (2013), Karobinkar SSDM Polri (2014), dan Kapolda Banten (2016).
Selanjutnya Karosunluhkum Divkum Polri (2016), Kapolda DIY (2016), Asisten Logistik Kapolri[2] (2019), dan Kapolda Jawa Barat (2020).
Berita Terkait
-
Jadi Tersangka, Istri Ferdy Sambo Dijadwalkan Diperiksa di Bareskrim Besok
-
Tak Terlihat Awak Media, Ferdy Sambo Disebut Sudah Tiba Di Mabes Polri Untuk Jalani Sidang Etik
-
Bakal Dipimpin Jenderal Bintang Tiga, Ferdy Sambo akan Jalani Sidang Etik Hari Ini
-
Irjen Ferdy Sambo Mengundurkan Diri dari Polri, Sidang Etik Tetap Dilaksanakan
-
Ferdy Sambo Ternyata Suka Mabuk dan Asal Tembak Saat Introgasi di Ruang Kerjanya
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar
-
GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia
-
ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit
-
Pemimpin Karismatik: Ketika Kata-kata Bisa Menggerakkan Banyak Orang
-
Sama-sama Pakai Sistem 3 Bek, Apa yang Membedakan Taktik John Herdman dan STY di Timnas Indonesia?
-
Bullet Head: Ketika Penjahat Kelas Kakap Terjebak dalam Labirin Maut, Malam Ini di Trans TV
-
19 Bulan Pimpin Pemerintahan, Prabowo: Alhamdulillah Sudah Banyak yang Dicapai!
-
ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana
-
Rugi Setengah Miliar! Titik Api Kebakaran Showroom BYD BSD Berasal dari Gudang Sparepart
-
Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana