Selebtek.suara.com - Hotman Paris tanggapi permohonan maaf oknum anggota DPRD Palembang yang menganiaya seorang wanita di SPBU.
Pelaku kekerasan yang diketahui bernama M Sukri Zen itu meminta maaf usai video pemukulan terhadap wanita di SPBU viral di sosial media.
"Atas nama pribadi saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat dan kepada yang bersangkutan, aku juga minta maaf yang sebesar-besarnya. Itulah isi hati saya," ujar Sukri Zen.
Video permintaan maaf pelaku kekerasan itu turut diunggah oleh Hotman Paris melalui Instagramnya. Namun pengacara kondang itu mengaku tidak puas.
Menurut Hotman Paris, oknum anggota DPRD itu tidak tulus meminta maaf.
"Oknum anggota DPRD palembang ini buat video minta maaf, tapi lihat cara dia minta maaf? Apakah cara minta maaf itu tulus ?," tanya Hotman Paris Hutapea, dikutip Selebtek dari Instagram @hotmanparisofficial, Kamis (25/8/2022).
Karena itu, Hotman Paris berencana akan melaporkan M Sukri Zein ke petinggi Gerindra, Prabowo Subianto, karena pelaku kekerasan itu diketahui berasal dari partai tersebut
"Hotman Paris akan melaporkan ke bapak Prabowo (Menteri Pertahanan) dan adiknya, pak Hashim," lanjut Hotman Paris.
"Hotman tahu benar Prabowo dan Hashim adalah keluarga dan pemimpin yang baik," tuturnya.
Baca Juga: Viral Lagi Foto Selfie Diduga Jennie BLACKPINK dan V BTS, Ini Cocokologi Warganet
Unggahan Hotman Paris menuai ribuan komentar dari netizen. Mereka mendukung aksi pengacara itu untuk melanjutkan kasus yang viral ini.
"Lanjutkan om Hotman, tegakkan keadilan dan kebenaran," komentar seorang netizen.
"Beres kan bang...," timpal netizen lainnya.
"Jangan hanya minta maaf. Kan yang terkait sudah melakukan tindakan kekerasan terhadap perempuan," tulis netizen lainnya.
"Kalo setiap kekerasan seperti ini di akhiri dengan kata maaf yakin dan percaya pasti banyak korban-korban berikutnya," ujar netizen yang lain.
Sebelumnya, Ketua DPC Partai Gerindra Palembang, Akbar Alvaro dalam konfrensi pers, Rabu (24/8/2022) memastikan akan menjatuhkan sanksi tegas terhadap M Sukri Zein.
“Kami sebagai kader Partai Gerindra tidak mentolerir kader kami yang melakukan aksi penganiayaan terhadap masyarakat,” tegas Akbar Alvaro.
Akbar menambahkan meski sudah ada proses mediasi namun proses hukum akan terus berjalan. Partainya akan menghormati dan tidak akan mengintervensi.
Menurut Akbar, kedua belah pihak telah mencapai kata sepakat untuk berdamai dan korban yang bernama Kumala akan mencabut laporannya.(*)
Berita Terkait
-
Tegas! Gerindra Bakal Beri Sanksi Anggota DPRD Palembang yang Aniaya Wanita di SPBU
-
Anak Buah Prabowo Pukuli Perempuan, Hotman Paris Ngotot Laporkan Kejadian ini ke Sang Jenderal
-
Kapolri Dalami Konsorsium 303 dan Kaisar Sambo, Tangkapan Judi Online Naik 6 Kali Lipat
-
Anggota DPRD Palembang Pemukul Wanita di SPBU Akhirnya Minta Maaf
-
Hotman Paris Wanti-wanti Ferdy Sambo Bisa Lolos dari Jeratan Hukuman Mati
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
5 Slip On Lokal Terbaik yang Anti Ribet dan Nyaman untuk Jalan Kaki Menurut Reviewer
-
Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola MBG
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan