Selebtek.suara.com - Irjen Napoleon Bonaparte mengatakan tidak akan menolak jika harus satu sel penjara dengan Ferdy Sambo. Ia bahkan akan merawat tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J itu.
Meski demikian, Napoleon Bonaparte menyebut bukan dia yang menentukan penempatan sel di rumah tahanan Bareskrim.
"Bukan saya yang menentukan. (Apabila satu sel). Masak saya tolak kalau satu sel (dengan Ferdy Sambo), ya saya openi, (merawat dalam bahasa Jawa)" ucap dia, dilansir dari Suara.com.
Hal itu menepis kabar yang menyebut Napoleon Bonaparte meminta agar Ferdy Sambo ditempatkan di sel yang sama dengannya.
Menurut eks Kadiv Hubinter Bareskrim Polri ini, ia tidak pernah membuat penyataan semacam itu.
"Kapan saya pernah ngomong itu ah? Anda pernah menemukan jejak digital kalau saya bicara itu?" kata Napoleon usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (25/8/2022).
Kabar ini beredar melalui media sosial seperti yang diunggah akun Instagram @sisiterangofficial.
"Napoleon Bonaparte minta satu sel dengan Ferdy Sambo? Teman lama bertemu kembali?" begitulah keterangan yang dituliskan di video.
Pemilik konten itu terlihat mengunggah tangkapan layar sebuah artikel dari media daring Poskota.
"Waduh! Beredar Kabar Irjen Napoleon Bonaparte Minta Irjen Ferdy Sambo Satu Sel dengan Dirinya: Kita Ingin Kenalan Jagoan di Sini," seperti itulah tajuk berita yang diunggah pemilik konten.
Pemuda dalam video itu lantas menerangkan bahwa Napoleon Bonaparte merupakan salah satu perwira kepolisian yang juga teman dari Ferdy Sambo.
Namun Napoleon kemudian tersandung kasus suap surat jalan palsu Djoko Tjandra pada tahun 2020 dan berujung dijebloskan ke dalam penjara.
Pengungkapan kasus Djoko Tjandra sendiri juga tak lepas dari kiprah Ferdy Sambo. Sejarah inilah yang kemudian disorot oleh pemilik konten.
"Hingga kini, Napoleon Bonaparte masih mendekam di penjara dan terdengar kabar kalau Napoleon Bonaparte mengajukan suatu permintaan. Ia ingin disatukan selnya dengan Ferdy Sambo," tutur pemuda itu.
Napoleon Bonaparte sebelumnya juga sempat mengomentari kasus pembunuhan Brigadir J yang membuat Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka. Ia mengapresiasi sejumlah pihak yang turut mengawal kasus tersebut hingga akhirnya terbongkar.
Ia mengapresiasi keluarga besar Brigadir J serta kuasa hukumnya. Kedua ia mengapresiasi media serta warganet yang terus mengawal kasus hingga Korps Bhayangkara mau terbuka.(*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Surat Pengunduran Diri Ditolak, Polri Memilih Pecat Ferdy Sambo Tanpa Hormat
-
Akhir Karir Ferdy Sambo di Polri, Bakal Dipecat Langsung oleh Presiden Jokowi
-
Beredar Video Kamaruddin Simanjuntak Cerita Ketika Ungkap Skandal Wisma Atlet dan E-KTP: Presiden Sampai Sujud ke Saya
-
Cerita Putri Candrawathi, Istri Ferdy Sambo Beraksi di Mabes Polri, Dia Terancam Hukuman Mati
-
Ferdy Sambo Dipecat Secara Tidak Hormat, Terbukti Lakukan Pelanggaran Etik Berat
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap