Selebtek.suara.com - Gus Samsudin berharap kasusnya dengan Pesulap Merah berakhir damai dan tak ada lagi keributan. Pemilik padepokan Nur Dzat Sejati ini pun menyampaikan permohonan mafa kepada masyarakat atas kegaduhan yang ditimbulkannya.
"Saya atas nama pribadi memohon maaf untuk semua masyarakat Indonesia atas kegaduhan yang terjadi," kata Gus Samsudin, sebagaimana dilansir Suara.com mengutip dari video Cumicumi yang diunggah Senin (29/8/2022).
Gus Samsudin mengatakan ada masalah lain yang lebih penting untuk diselesaikan. Ia berharap segala kegaduhan ini berhenti.
"Sudahlah, ada banyak masalah yang harus kita selesaikan, bukan hanya masalah seperti ini. Semoga kegaduhan ini berhenti dan tak berlanjut lagi," lanjutnya.
Gus Samsudin sendiri mengaku tak menyangka kasusnya dengan Pesulap Merah berkembang hingga sejauh ini. Selain itu, permintaan maaf ini juga disarankan oleh salah seorang guru.
"Saya juga kaget dan heran masalahnya sampai berkembang ke mana-mana. Makanya saya dapat teguran dari kyai saya, 'sudah diam tidak usah menjelaskan apapun'. Karena kita menjelaskan, orang yang benci kita tidak membutuhkan itu. Jadi ya sudahlah diam saja tidak usah diperpanjang, damai-damai saja," ucap Gus Samsudin.
Diketahui, Gus Samsudin melaporkan Pesulap Merak ke Polda Jawa Timur (Jatim) atas dugaan pencemaran nama baik pada 3 Agustus lalu.
Pesulap Merah dijerat dengan Pasal 27 ayat 3 dan 28 ayat 2 tentang UU ITE. Sejumlah bukti pun disebut telah dilampirkan seiring laporan yang masuk.
Kekinian Pesulap Merah telah menjalani pemeriksaan di Polda Jatim terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Gus Samsudin
Baca Juga: 2 Alasan Kemenhub Kembali Batalkan Kenaikan Tarif Ojek Online
Pesulap Merah mengungkapkan bahwa Polda Jatim tidak ingin mendamaikan perseteruan dirinya dengan Gus Samsudin.
Polda Jatim justru menuntut Gus Samsudin untuk melakukan pembuktian terkait laporan pencemaran nama baik yang dia layangkan terhadap Pesulap Merah.
"Polda Jatim gak mau mendamaikan, mas Udin maunya damai-damai aja baik-baik, tapi Polda Jatim menuntutnya untuk pembuktian tetep," ujarnya.(*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Gus Samsudin Minta Maaf Ingin Damai, Pesulap Merah Lanjutkan Kasus dengan Para Dukun
-
Ngaku Sebagai Cucu Mbah Priok, Jindan Al-Habsyi Minta Maaf, Warganet: Klarifikasi Habib Asli Atau Palsu
-
Viral Gus Samsudin Ungkap Permintaan Maaf dan Keinginan Damai, Netizen Protes: Baju Orens Dulu Baru Berakhir
-
Jangan Kaget! Pesulap Merah Pernah Lakukan Pekerjaan Ini selama 3 Tahun
-
Gus Samsudin Ingin Damai dengan Pesulap Merah, Polda Jatim Justru Tuntut Pembuktian
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air
-
Bukan Sekadar Penunjuk Waktu: Mengapa Jam Tangan Adalah Simbol Identitas Diri
-
Bank Sulselbar dan Kejaksaan Negeri Pasangkayu Digugat, Dugaan Penggelapan Dana Rp527 Juta
-
Apa Itu Major Depressive Disorder? Gangguan Metal yang Diidap Reza Arap
-
Total 291 Km, Ini Daftar 10 Tol Fungsional Mudik Lebaran 2026
-
Mantan Akuntan Bongkar 'Manipulasi' Bahan Pangan MBG, SPPG Lembursitu Klarifikasi: Miskom
-
PGN Kejar Target Distribusi Gas 877 BBTUD di Jawa Tengah dan Jatim
-
APMI dan BPDP Gelar Analisis Sentimen Sawit untuk Perkuat Narasi Berbasis Data
-
Pangkas Rantai Distribusi, Zulhas Gandeng Koperasi Desa Merah Putih Salurkan Bansos
-
Mayat dalam Boks Plastik di Medan Hebohkan Warga, Polisi Kantongi Identitas Korban