Selebtek.suara.com - Mbak Rara si Pawang Hujan ditantang Dokter Richard Lee untuk mengubah cuaca di lokasi podcast mereka. Rara diminta menurunkan hujan dalam waktu 10 menit dengan imbalan Rp500 juta.
Tantangan itu terucap saat mbak Rara Pawang Hujan menjadi tamu podcast milik Dokter Richard Lee baru-baru ini.
Awalnya, Rara memamerkan keberhasilannya menghentikan hujan di area tambang batu bara dalam waktu kurang dari 15 menit yang dilaporkan oleh timnya melalui ponsel.
Dokter Richard Lee lantas menantang Mbak Rara untuk mengubah cuaca di lokasi podcast mereka. Namun sang pawang hujan menolaknya dengan berbagai alasan.
"Jadi kita tidak boleh memainkan cuaca, menggeser-geser tanpa tujuan. Kalo ini kan saya tujuannya baik di tambang batu bara ada 500 pekerja di satu lokasi," kata Mbak Rara dalam tayangan pada Rabu (31/8/2022).
Mendengar alasan tersebut, Dokter Richard Lee kembali menanyakan kemampuan Rara.
"Tapi sebenarnya kamu bisa?," tanya Dokter Richard Lee.
Mbak Rara menegaskan ia bisa mendatangkan hujan. Kemudian ia menantang keberanian Dokter Richard Lee membayar jika ingin pembuktian langsung.
"Ya bisa, tapi kan kembali lagi. Ngapain kita.. berani bayar berapa Dok?" tantang Mbak Rara.
Baca Juga: Diduga Korban Genosida, Belasan Jasad Ditemukan Di Dua Kuburan Massal Di Libya
"Berapa kamu mau? Saya paling suka kalo kayak gini," jawab Dokter Richard Lee dengan antusias.
Meladeni tantangan Rara, Richard Lee langsung mengecek cuaca di lokasi syuting podcast mereka. Timnya memastikan saat itu cuaca sedang cerah.
"10 menit hujan, 500 juta," kata Dokter Richard Lee menantang.
Sayangnya Mbak Rara tetap menolak. Menurut dia, mengatur cuaca tidak bisa sembarangan dan butuh persiapan cukup panjang.
"Saya bukannya tidak mau uang dari Pak Dokter. Jadi ketika kita program satu hari minta cerah, itu harus continue. Jadi kalo Pak Dokter nantang saya ya besok," ujar Mbak Rara.
Bahkan Mbak Rara terang-terangan menyebut ia juga butuh melihat ramalan dari BMKG.
Berita Terkait
-
Ungkap Tak Ingin Menikah Lagi, Rara Pawang Hujan Ingin Jadi Janda Kaya
-
Ditantang dr Richard Lee Datangkang Hujan 10 Menit Rp 500 Juta, Mbak Rara Banyak Alasan: Tidak Boleh Mainkan Cuaca!
-
Ditantang Turunkan Hujan dengan Imbalan Rp 500 Juta, Rara Pawang Hujan Menolak
-
Belum Menikah Lagi Gegara Aktivitas Pawang Hujan Hambat Hasrat Seks Suami, Mbak Rara: Janda Manis Kaya!
-
Rara Pawang Hujan Blak-Blakan Ingin Menikah Lagi Jika Rekening Mapan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kisah Rosyidah, Mantan Pekerja Migran yang Sukses Bangun UMKM Olahan Laut di Indramayu
-
Inilah 4 Resep Rendang Daging Sapi yang Gurih dan Empuk!
-
Alam Dikeruk Nyawa Melayang, Ekonomi Ekstraktif Disebut Jadi Pemicu Konflik Berdarah di Papua
-
Pulang ke Kampung Halaman, Rosyidah Sukses Kembangkan Usaha Hasil Laut Berkat Dukungan BRI
-
3 Sunscreen Korea Terbaik untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga
-
Termasuk Semifinal Kali Ini, Argentina Sudah 3 Kali Singkirkan Inggris dengan Menyakitkan!
-
Berbekal KUR BRI, Eks PMI Asal Indramayu Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut
-
Panduan Lengkap Memahami Status Rekening Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant BRI
-
Dari Negeri Rantau ke Pesisir Indramayu, Rosyidah Bangun Usaha Olahan Laut Bersama BRI
-
Pukul, Tendang lalu Menyeret: Sadisnya Oknum Satpam Aniaya Karyawati di Bintan