Selebtek.suara.com - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait angkat bicara soal keputusan Kak Seto untuk meminta keringanan penahanan untuk Putri Candrawathi karena masih memiliki anak bayi.
Menurut Arist Merdeka, langkah tersebut adalah salah. Hal itu karena Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi berasal dari keluarga berada dan utuh.
Ditambah lagi kedua tersangka tersebut masih memiliki kerabat serta sanak keluarga yang dianggap mampu memberikan perlindungan ke anak-anak tersebut.
"Tidak miskin dan tidak mungkin tidak bisa melindungi anak. Bisa di-take over oleh keluarga dari Ferdy Sambo dan ibu Putri. Ada pamannya, ada opanya, ada keluarganya yang patut melindungi," tegas Ariest Merdeka Sirait dalam channel YouTube Uya Kuya.
"Salah strategi dan mengada-ngada," lanjut Arist Merdeka.
Jika memang anak-anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mendapat perundungan dari masyarakat, maka pemerintahlah yang wajib memberikan perlindungan.
"Menjadi tanggung jawab pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, itu yang tepat," sambung Arist Merdeka lagi.
Bukan hanya itu, ia juga menyoroti perihal Putri yang tak ditahan hingga saat ini. Padahal di luar sana masih banyak para ibu yang terpaksa di tahan meski punya anak.
"Masih banyak ibu-ibu yang terpidana terpaksa membawa anaknya ke penjara dengan kasus kriminal yang berbeda," pungkasnya. (*)
Baca Juga: Tips Mengatasi Mabuk di Perjalanan
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Tiga Kapolda Diduga Bantu Sebarkan Skenario Palsu Pembunuhan Brigadir J Versi Ferdy Sambo
-
Termasuk Irjen Fadil Imron, Timsus Polri Dalami Keterkaitan 3 Jenderal Bintang Dua dalam Kasus Ferdy Sambo
-
Deolipa Yumara Gugat Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Buntut Kesimpulan Ada Pelecehan Seksual Istri Ferdy Sambo
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Bintang Baru Timnas Swiss! Johan Manzambi Menggila di Stadion Los Angeles
-
Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung
-
Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU
-
Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Review The Gangster, The Cop, The Devil: Adu Brutal Polisi Nekat dan Bos Mafia Melawan Sang Iblis
-
Bertajuk 'The Sin: Bliss,' ENHYPEN Umumkan Comeback pada Bulan Agustus
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat
-
Hajime Moriyasu Bikin Publik Jepang Terbelah Gegara Minta Foto Bareng Harry Kane
-
Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko