/
Selasa, 20 September 2022 | 17:09 WIB
Hotman Paris (Instagram/@hotmanparisofficial)

Selebtek.suara.com - Hotman Paris mengatakan bahwa dirinya beberapa kali menolak tawaran untuk bergabung ke partai politik.

Bukan karena tidak suka partainya, Hotman Paris mengaku tidak menyukai politik karena ia merasa tak cocok menjadi pejabat negara.

"Saya sudah berprinsip tidak mau menjabat. Nggak cocok sama punya bawaan diri. Itu bukan tipe saya. Saya nggak mau hidup munafik," kata Hotman Paris di kanal YouTube Deddy Corbuzier yang diposting pada Selasa, 20 September 2022, dikutip dari suara.com.

"Saya nggak mungkin berpakaian gini, dengan gaya begini, dengan gaya sepatu begini. That's my life," sambungnya.

Hotman Paris pun merasa bahwa dirinya sudah cukup terkenal walupun tidak menjadi politisi.

"Sekarang pun saya nggak habis-habisnya. Walau saya foya-foya nggak bakal habis uangnya. Klub di mana-mana. Mana ada menteri berdansa di Bali," ucap Hotman Paris.

Hotman Paris mengaku bahwa pendapatannya sebagai pengacara ratusan kali lipat lebih banyak daripada menjadi anggota DPR.

"Kalau menteri sama DPR nggak. Saya bisa bikin duit lebih banyak sebagai pengacara daripada gaji DPR ataupun menteri," kata Hotman Paris.

Hotman Paris mengatakan ingin menikmati hidup dengan apa adanya tanpa kemunafikan dan menjadi orang yang berprestasi maupun dalam bisnis atau membantu orang lain.

Baca Juga: Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman dan Elkan Baggott Merapat, Timnas Indonesia Makin Kuat

"Hidup ini kan singkat. Sepuluh tahun lagi, saya sudah 70 tahun berapa, sudah tua, sudah kakek-kakek. Enjoy aja sekarang gitu loh," tutur Hotman Paris.

"Sekaya apapun, makannya nasi padang, nasi goreng, makan bakso. Sopir taksi juga bisa. Jadi untuk apa kita memaksakan diri," katanya. (*)

Sumber: Suara.com

Load More