/
Rabu, 21 September 2022 | 17:17 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (Antara)

Selebtek.suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menepis isu kenaikan tarif listrik bersubsidi dan penghapusan golongan 450 VA ke 900 VA yang baru-baru ini menghebohkan masyarakat.

Menurut keterangannya, BUMN tidak pernah memiliki rencana menaikkan tarif listrik dengan menghapus daya listrik 450 VA.

"Seperti pernyataan Bapak Presiden tadi pagi, bahwa pemerintah, BUMN tidak pernah punya rencana menghapuskan pelanggan listrik 450 VA dan menjadikan 900 VA," kata Erick dikutip dari akun Instagram @erickthohir pada Rabu (21/9/2022).

 bahwa pemerintah saat ini terus berupaya meringankan beban masyarakat di tengah gejolak ekonomi global.

"Kami berharap masyarakat tidak cemas dan khawatir mengingat Presiden @jokowi telah memberikan ketegasan terkait tidak adanya kenaikan tarif listrik maupun pengalihan daya listrik," tulis Erick Thohir sebagai caption.

"Saya memastikan tidak menghapus daya listrik 450VA, demi melayani yang kurang mampu. Ini adalah bagian dari komitmen kami di pemerintahan," lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan tidak ada penghapusan daya listrik 450 Volt Ampere (VA). Begitu pula, perubahan ke 900 VA tidak akan dilakukan.

“Tidak ada penghapusan (daya listrik) untuk yang 450 VA. Tidak ada juga perubahan dari 450 VA ke 900 VA. Tidak ada,” ujar Jokowi usai peresmian Jalan Tol Cibitung – Cilincing pada Selasa (20/9/2022).

Isu terkait kenaikan daya listrik tersebut ramai diberitakan dan membuat sejumlah masyarakat khawatir. 

Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Digugat Cerai Istri, Elektabilitasnya Kalahkan Ketum Golkar

Mengutip dari Suara.com, kabar tersebut muncul usai Ketua Banggar DPR Said Abdullah menyampaikan bahwa Indonesia ketergantungan impor minyak bumi. 

Karena itu, menurutnya dalam peralihan dari energi berbasis minyak bumi,  penghapusan daya listrik 450 VA membutuhkan kebijakan tepat.(*)

Load More