Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir ikut bertanya-tanya mengenai munculnya isu penghapusan daya listrik 450 VA. Dia menyebut isu itu bukan dari Kementerian BUMN.
Isu penghapusan daya listrik dikatakan tidak pernah dibahas dalam forum resmi, seperti rapat kerja dengan DPR.
"Nah inilah kenapa ketika ada isu mengenai (penghapusan daya listrik) 450 VA, tapi dari Kementerian BUMN juga sih bertanya-tanya. Dan saya yakin di Komisi VI kita tidak pernah membahas hal ini," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Senayan, Jakarta, Rabu (21/9/2022).
Menurut Erick, justru Kementerian BUMN dengan DPR berusaha mendorong perbaikan PLN dari sisi pelayanan-pelayanan kepada masyarakat.
"Bagaimana listrik ini tersambung di desa dan masyarakat yang membutuhkan dan perbaikan daripada layanan untuk daripada PLN kepada masyarakat," kata dia.
Erick Thohir mengatakan bahwa tidak ada upaya PLN maupun Kementerian BUMN untuk menghapus daya listrik 450 VA.
"Jadi saya bisa memastikan dan Bapak Presiden sendiri sudah mengumumkan dan membicarakan secara publik bahwa 450 ini (tidak dihapus)," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Drawing Piala Presiden 2026 Rampung: 64 Klub Liga 4 dari 38 Provinsi Siap Bertanding
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
Petinggi Garudayaksa FC Resmi Ditunjuk sebagai Chairman Baru Oxford United
-
PSSI Hubungi FIFA, Bahas Bidding Piala Dunia Futsal 2028
-
Erick Thohir Minta PSSI Tak Gengsi Belajar dari Federasi Futsal Indonesia
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik