Satu tahun pengabdiannya di Pama Lemdiklat Polri, pada tahun 1995, Ferdy Sambo ikut dalam mutasi penugasan. Kali itu, ia ditugaskan di Pamapta C Polres Metro Jakarta Timur.
Performanya selama bertugas di Pamapta C Polres Metro Jakarta Timur berhasil membuatnya diangkat sebagai Ketua Tim Tekab Polres Metro Jakarta Timur.
Dua tahun setelah mutasinya ke Polres Metro Jakarta Timur pada 1997, Ferdy Sambo dimutasi jabatan sebagai Kepala Unit Resintel Polsek Metro Pasar Rebo Jakarta Timur. Ia juga sempat menjabat sebagai Kepala Unit Resintel Polsek Metro Cakung.
Performa pekerjaan Sambo meningkat dan berhasil membuatnya mendapatkan promosi jabatan sebagai Wakapolsek Metro Matraman Jakarta Timur.
Prestasi cemerlang yang berhasil disabet Ferdy Sambo ini juga membuat karier kepolisiannya semakin bersinar. Ia kembali naik jabatan pada tahun 2001 dan diamanahkan sebagai Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur.
Hampir 10 tahun berkarir di seputaran DKI Jakarta, Ferdy Sambo pun kembali dimutasi ke Bogor, Jawa Barat dan menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Bogor.
Sambo kembali mendapatkan promosi jabatan sebagai Kanit IV Satops I Ditreskrim Polda Jawa Barat pada tahun 2004. Satu tahun setelahnya, ia ditunjuk sebagai Kassubag Reskrim Polisi Wilayah Bogor.
Pada tahun 2008, Ferdy Sambo kembali dimutasi ke Jakarta dan menjabat sebagai Kepala Siaga Ops BiroOps Polda Metro Jaya. Pemindahan tugas lagi terjadi pada tahun 2009 saat dirinya kembali naik jabatan sebagai Kasat V Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Tahun 2010, karier Ferdy Sambo melesat saat dirinya mendapatkan jabatan sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.
Baca Juga: Hati-hati jangan Sampai Kurang Tidur, Tubuh Gampang Kena Penyakit
Dua tahun kemudian, Ferdy Sambo mendapatkan promosi jabatan lagi sebagai Kapolres Purbalingga dan ditunjuk sebagai Kapolres Brebes pada tahun 2013. Dua tahun kemudia ia ditarik kembali ke Polda Metro Jaya sebagai Wadir Reskrimum. Ia juga pernah diangkat sebagai Kasubdit IV Dirtipidum Bareskrim Polri 3.
Jabatan terakhir yang ia jabat adalah Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan sejak 2020 hingga akhirnya ia diberhentikan dengan tidak hormat pada September 2022.(*)
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Diangkat Jokowi, Bintang Dua yang Tak Pernah Jadi Kapolda: Ricky Sitohang Bicara ke Uya Kuya: yang Senior mbok Urut Kacang lah
-
Beda Nasib Istri Ferdy Sambo dan Medina Zein, Terdakwa Kasus 'Pasal Karet' Ini Dibui, Setiap Malam Dicari Anak Bungsu
-
Siapa Sosok 'Kakak Asuh' yang Begitu Kuat Pengaruhnya Dalam Kasus Ferdy Sambo?
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun