Selebtek.suara.com - Sudah sejak lama orang menerapkan diet bukan hanya sebagai cara untuk menurunkan berat badan namun juga untuk menangkal penyakit kronis serta membuat seseorang memiliki umur panjang.
Berikut sejumlah pola diet yang diyakini bisa membuat orang terhindar dari berbagai penyakit sehingga mendapatkan umur panjang.
Diet Mediterania adalah model diet yang tidak membatasi asupan kalori dan tidak dirancang untuk menurunkan berat badan seseorang.
Diet ini hanyalah pola makan yang diikuti oleh orang-orang yang tinggal di negara-negara yang berbatasan dengan Laut Mediterania.
Saat menjalankan pola diet ini, makanan seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian sebagian besar boleh dimakan. Namun, untuk ikan, susu, telur, dan unggas hanya dapat dinikmati dalam jumlah sedang, sementara daging merah, gula halus, dan makanan olahan harus dibatasi asupannya
Diet ini disebut bisa membuat umur panjang karena bisa mengurangi risiko penyakit jantung, mengurangi risiko stroke, mencegah penyakit Alzheimer, menurunkan berat badan, mencegah diabetes tipe 2 dan mengurangi peradangan
Model diet ini terinspirasi dari cara hidup para centenarian, yaitu orang-orang yang hidup sampai usia 100 tahun atau lebih yang tinggal di Okinawa (Jepang), Sardinia (Italia), Nicoya (Kosta Rika) Ikaria (Yunani), dan Loma Linda (California).
Baca Juga: Studi Temukan Aktif Bekerja saat Lanjut Usia Jadi Kunci Umur Panjang, Kok Bisa?
Model diet ini, menganjurkan seseorang untuk mengkonsumsi 95 hingga 100 persen nabati, seperti sayuran maupun kacang-kacangan dan membatasi konsumsi susu, telur, gula, daging, dan ikan.
Diet Blue Zone jika diterapkan dengan benar dapat membantu seseorang mendapatkan umur panjang, mengurangi peradangan, meningkatkan penurunan berat badan yang sehat, serta menjamin kesehatan usus dan jantung.
Diet ini juga mengajak kamu menerapkan gaya hidup para penduduk di kawasan Blue Zone seperti bergerak secara alami, memiliki tujuan hidup, mengutamakan keluarga, dan memelihara hubungan sosial komunitas, pemenuhan pribadi, spiritualitas dan manajemen stres.
3. Diet Jepang
Diet ini diyakini bisa membantu menurunkan berat badan dengan cepat apabila dilakukan secara disiplin. Diet ini dilakukan selama 14 hari berturut-turut dengan menu yang berbeda
Makanan yang harus diperhatikan saat menjalani pola diet ini adalah buah-buahan, sayuran, ikan, kedelai, makanan fermentasi, dan teh hijau dengan konsumsi daging merah dan gula yang dibatasi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Influencer Ini Akan Dijemput Paksa Polisi Kasus Whip Pink
-
Geger Teror Pocong di Lampung Timur: Ternyata Rekayasa AI Buatan 7 Bocah Ingusan
-
Bilal Indrajaya Bawakan Konsep "Tribute to The Beatles", Nyanyikan Lagu Kesukaan Sang Anak
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Nyawa Wanita Muda Melayang Gara-gara Kartu SIM: Tragedi Berdarah di Siger Park Bakauheni
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Pengguna Whip Pink Alami Lumpuh Temporer