Selebtek.suara.com - Masyarakat di Negara Inggris Kini Inggris tengah berjuang menghadapi tantangan ekonomi pasca pandemi dan perang antara Rusia-Ukraina.
Kondisi perekonomian Inggris yang terus tertekan menyebabkan berbagai harga komoditas mengalami kenaikan hingga menyebabkan krisis biaya hidup.
Parahnya lagi saat ini Inggris juga sedang mengalami krisis energi parah karena banyak warga mulai beraktivitas dan membutuhkan banyak energi pasca pandemi COVID-19. Ditambah cuaca dingin membutuhkan energi lebih untuk heater (pemanas).
Saat ini berbagai harga komoditas pangan, transportasi, kebutuhan pokok rumah tangga lain, hingga tarif listrik semakin mahal karena sudah naik dua kali dalam setahun. Harga makanan dan minuman disebut naik sekitar 12,6%, harga gas naik 91% dan harga listrik naik 70%.
Hal itu membuat banyak warga harus menghemat pengeluaran hanya untuk sekadar bisa makan. Bahkan, disebutkan banyak warga kini berburu makanan 'sisa' berkualitas lebih rendah demi menekan biaya hidup.
Bahkan, sebuah sekolah di Lewisham, London Tenggara, menemukan ada anak yang menyantap karet penghapus dan yang lainnya berpura-pura makan dari kotak makan kosong karena tidak ingin teman-temannya tahu bahwa tidak ada makanan di rumahnya.
"Kami mendengar tentang anak-anak yang sangat lapar sehingga mereka makan karet di sekolah. Anak-anak datang belum makan apa pun sejak makan siang sehari sebelumnya. Pemerintah harus melakukan sesuatu," kata Kepala Eksekutif Chefs in Schools, Naomi Duncan dikutip Tim selebtek dari The Guardian, Senin (26/9/2022).
Padahal, di Inggris, murid berhak atas makanan gratis dari sekolah bagi yang orang tuanya berpenghasilan kurang dari 7.400 pound sterling atau Rp 120,78 juta (kurs Rp 16.322) per tahun.
Namun enurut organisasi amal Child Poverty Action Group, masih ada 800.000 anak miskin yang tidak masuk daftar tersebut.
Baca Juga: Kenaikan Biaya Hidup di Inggris Picu Kelaparan dan Tren Housesharing
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral
-
Daftar Lengkap 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Lamine Yamal Lewati Messi
-
Kurang dari 16 Jam untuk Persiapan! Iran Tercekik Aturan AS, Ghalenoei Protes Keras
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona
-
Pemain Bongkar Borok PSSI-nya Tunisia Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026