Selebtek.suara.com - Siapa yang tidak kenal Jackie Chan? Salah satu aktor laga terfavorit dengan pendapatan terbanyak, yakni 40 juta USD atau sekitar Rp 570 miliar pertahunnya, kini mengungkap fakta yang mencengangkan.
Belum lama ini Jackie Chan pernah mengungkapkan sisi gelap perjalanannya kariernya sebagai film bintang. Jackie Chan yang dikenal sebagai bintang film laga itu, ternyata pernah menjadi pemeran utama dari film porno.
Sisi gelap dalam perjalanan karier Jackie Chan itu terjadi pada tahun 1975. Kala itu film-film yang dibuatnya tak laku di pasar sehingga mengakibatkan kerugian. Jackie Chan yang sedang mengalami kesulitan keuangan akhirnya memutuskan membuat film porno berjudul All In the Family. Di sana, ia melakukan adegan seks.
Banyak penggemar terkejut mengetahui ternyata idolanya pernah main film esek-esek.
Jackie Chan mengaku menerima tawaran pekerjaan itu untuk mencari nafkah dan tidak menyesali keputusan tersebut. Ia juga mengatakan ada perbedaan antara porno dan porno animasi.
“Saya harus melakukan apapun untuk menghasilkan uang di masa itu, tapi saya pikir itu bukan masalah. Film porno pada masa itu lebih konservatif daripada film-film saat ini,” ujarnya.
Dalam film tersebut dia mengaku melakukan adegan seks pertamanya. Meski begitu film ini sebetulnya bergenre komedi, namun lantaran beberapa adegan seks di dalamnya banyak yang menyebut film ini sebagai film porno.
Bahkan, pada film tersebut Jackie Chan bukan hanya melakukan adegan seks pertama saja, melainkan film itu juga menjadi satu-satunya film yang dibintangi Jackie Chan tanpa mempertontonkan adegan perkelahian.
Meski tidak mempersoalkan hal tersebut, Jackie Chan mengaku tidak nyaman melakukan adegan seks. Bahkan, butuh waktu bagi dia selama 34 tahun untuk kembali melakoni adegan serupa, tepatnya di tahun 2009 ia kembali melakukannya di film Shinjuku Incident. Sebagaimana yang di kutip dari Depok.suara.com.
Baca Juga: Ditemani Iwan Bule dan Gubernur Jatim, Kapolri dan Menpora Jenguk Korban Tragedi Kanjuruhan
Dalam film, Jackie Chan selalu berperan menjadi orang baik dan kerap menolak karakter jahat. Alasannya ia tidak ingin memberikan contoh tidak baik kepada anak-anak yang menyaksikan filmnya.
“Meskipun film saya di-dominasi film aksi, saya tidak melakukan kekerasan, mengumpat atau melontarkan kata-kata tidak pantas. Karena banyak anak-anak menyaksikan film saya,” ungkap Jackie Chan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga