/
Senin, 03 Oktober 2022 | 14:59 WIB
Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana. (Tria Adha/TIMES Indonesia)

Selebtek.suara.com - Masyarakat kecewa dengan ucapan Gilang widya Pramana alias Gilang Juragan 99 selaku Presiden Arema FC. Hal itu lantaran dirinya terlalu mementingkan keuntungan dibanding duka akibat ratusan suporter Aremania yang tewas.

Hal ini berawal dari komentar Gilang Juragan 99 saat ditanya soal apabila Arema FC mendapat hukuman tidak bermain di kandang selama satu musim. Jawaban Juragan 99 itu ternyata berkaitan dengan kerugian finansial apabila hukuman itu diperpanjang.

"Sebenarnya sangsi kita tidak bisa bermain home sampai akhir musim sangat memberatkan. Yang pertama, karena kami tidak bisa mendapat pemasukan dari tiket," ujar Gilang Widya Pramana kepada Kompas TV.

"Yang kedua, sponsor pasti akan banyak melakukan komplain karena ketika kami  bermain di laga home, banyak sekali aktivasi kegiatan yang dilakukan di sana," kata Gilkang Juragan 99 seperti yang dibagikan akun Twitter @lanangedan pada Senin (3/10/2022).

Jawaban tersebut membuat banyak warganet kecewa. Hal itu karena suami Shandy Purnamasari seharusnya tak seharusnya membahas kerugian finansial di tengah duka kerusuhan yang menewaskan ratusan suporter.

"Hey mas hukuman arema di degradasikan ke liga 3 aja itu masih tidak dengan sebanding dengan banyaknya hilangnya nyawa!" komentar akun @Boneng***.

"Selain bergelimang kekayaan ternyata juga bergelimang kebodohan, kaya harta miskin empati," sahut akun @Pakar***.

"Tak kasih contoh jawaban yg bijak mas Gilang, 'tentu akan ada kerugian finansial, tapi untuk saat ini sebaiknya kita sama-sama fokus memulihkan kondisi atau mengebumikan para korban dan melakukan investigasi mendalam thd kasus ini'," tulis akun @Red***. (*)

Sumber: Suara.com

Baca Juga: Baim Wong Minta Maaf Soal Konten Prank KDRT, Warganet Kecewa: Sering Ditegur, Tapi Diulang Terus

Load More