/
Sabtu, 08 Oktober 2022 | 19:13 WIB
Presiden Joko Widodo (Sekretariat Presiden)

Selebtek.suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) tidak mengenakan sanksi terhadap sepakbola Indonesia setelah terjadinyaTragedi Kanjuruhan. Hal itu tertulis dalam surat FIFA yang diterima oleh Presiden Jokowi.

Diketahui, surat tersebut merupakan tindak lanjut komunikasi Jokowi dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, pada Senin (3/10/2022) lalu. FIFA lantas mengirimkan surat balasan ke Jokowi yang salah satunya pemberitahuan tidak adanya sanksi bagi sepak bola Indonesia.

"Berdasarkan surat tersebut, alhamdulillah sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA," kata Jokowi dalam pernyataan persnya melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (7/10).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mengatakan, pemerintah Indonesia dan induk organisasi sepak bola dunia FIFA akan membentuk tim transformasi untuk sepak bola Tanah Air.

"FIFA bersama-sama dengan pemerintah akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia dan FIFA akan berkantor di Indonesia selama proses-proses tersebut" sambungnya

Selain itu juga akan dilakukan langkah-langkah kolaborasi antara FIFA, AFC, dan Pemerintah Indonesia, yang mana hal tersebut berupa :

1. Membangun standar-standar keamanan stadion yang berada di negara Indonesia.

2. Memformuasikan standar dan protokol prosedur keamanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian berdasarkan standar keamanan internasional.

3. Akan melakukan sosialisasi dan diskusi kepada klub-klub di Indonesia, termasuk perwakilan suporter untuk mendapatkan saran dan masukan, serta komitmen bersama.

Baca Juga: 6 Artis yang Pernah Jadi Pramugari, Ada yang Terkenal Setelah Menikah

4. Pengaturan tentang jadwal pertandingan dan memperhitungkan potensi-potensi resiko yang ada

5. Perdampingan dari para ahli di bidang yang ada

Kemudian, Jokowi juga menyebut bahwa Presiden FIFA Gianni Infantino akan berkunjung ke Indonesia dalam waktu dekat. Keduanya akan berdiskusi lebih lanjut.
 

"Nanti Presiden FIFA akan datang ke Indonesia pada Oktober atau November untuk berdiskusi dengan pemerintah," tandasnya.

Load More