/
Senin, 24 Oktober 2022 | 22:15 WIB
Raja Charles III (Instagram/@theroyalfamily)

Selebtek.suara.com - Raja Charles III menjual 14 kuda pacuan yang ditinggalkan oleh mendiang ibunda Ratu Elizabeth II di rumah lelang Tattersalls di Newmarket.

Melansir Sky News pada Senin (24/10/2022), juru bicara Tattershalls, Jimmy George mengatakan penjualan itu bukanlah hal yang "luar biasa" dan itu tidak berarti akhir dari hubungan keluarga kerajaan dengan dunia balap kuda.

Kuda-kuda itu adalah bagian dari acara Tattersalls Autumn Horses in Training Sale minggu ini, yang merupakan penjualan terbesar dari jenisnya di dunia.

Sekitar 1.500 kuda ada dalam lelang yang berlangsung sepanjang minggu ini. Kuda-kuda yang dijual pada hari ini termasuk Just Fine yang dilatih oleh Sir Michael Stoute, yang mengawasi lebih dari 100 pemenang kerajaan, dan Love Affairs.

Juru bicara Jimmy George mengatakan setiap tahun mereka akan menjual kuda. Mendiang Ratu juga telah memiliki induk betinanya sendiri.

"Sang Ratu memiliki induk betinanya sendiri, dia akan membiakkannya dan menjualnya. Anda tidak bisa memelihara semuanya," ujar George.

"Setiap tahun pemilik menjual saham. Yang Mulia hanya melakukan apa yang dilakukan pemilik," tambahnya.

Mendiang Ratu dikenal karena antusiasmenya terhadap pacuan kuda dan memiliki minat yang besar dalam membiakkan ras murni untuk ambil bagian dalam olahraga tersebut.

Kecintaan Ratu terhadap kuda dan menunggang kuda adalah gairah yang dia bagikan dengan ibunya dan diyakini telah dimulai dengan pelajaran berkuda pertamanya.

Baca Juga: Jelang French Open 2022, Ganda Putra Indonesia Jalani Latihan Terbatas

Ratu belajar menunggangi kuda poni Shetland bernama Peggy pada usia empat tahun.

Mendiang Ratu Elizabeth II terus membiakkan dan membalap kuda selama lebih dari 60 tahun.

Breed murni yang dimiliki oleh mendiang Ratu telah memenangkan empat dari lima balapan klasik - 1.000 Guinea dan 2.000 Guinea, Oaks dan St Leger - dengan hanya Derby yang lolos darinya.(*)

Sumber: Sky News

Load More