Selebtek.suara.com – Beberapa hari ini warga tiktok sedang ramai memperbincangkan modus penipuan baru yang berkaitan dengan pameran benda antik seperti guci dan keris bahkan lukisan. Modus ini biasanya mengincar seseorang yang sedang berjalan sendirian.
Akun tiktok @ratuvashi menjadi salah seorang yang hampir menjadi korban dalam modus ini. Dalam unggahan tiktoknya, ia mengatakan bahwa kejadian ini ia alami di Plaza Indonesia.
Ketika itu, ia baru saja turun dari eskalator lalu berjalan menuju arah MRT, tiba-tiba seorang lelaki datang menghampirinya dan bertanya mengenai lokasi pameran guci dengan menggunakan Bahasa melayu dan Inggris.
Karena merasa tidak tahu mengenai pameran tersebut, wanita itu menyarankan agar lelaki tersebut langsung bertanya kepada Customer Service yang saat itu sedang berada di dekat mereka.
Lelaki itu mengaku tidak ada orang yang paham dengan bahasanya, karena itu ia mengajak @ratuvashi untuk ikut dengannya yang diduga untuk menjadi translator.
“Tolong mba ikut saya karna kayaknya orang disini gak ngerti Bahasa saya, karena saya pakai Bahasa melayu. Mungkin saya kurang bisa cakap, gitu kata dia,” kata wanita dalam video tersebut menjelaskan.
Wanita tersebut sebenarnya tidak ingin ikut namun ia bingung cara menolak. Tiba-tiba seorang laki-laki lainnya datang menghampiri mereka.
Laki-laki ini menggunakan baju biru dan sedikit gemuk. Laki-laki dengan logat Melayu tadi meminta si wanita untuk bertanya mengenai pameran guci kepada pria tersebut.
Dengan ramah pria tersebut menjawab bahwa pameran guci sudah berpindah ke museum nasional. Wanita itu sebenarnya sudah mulai curiga, karena biasanya karyawan mall tersebut tidak terlalu ramah. Terlebih ketika laki-laki kedua bertanya mengenai asal wanita tersebut.
Karena cukup khawatir, wanita tersebut tidak menjawab tempat asalnya dan bergegas pergi meninggalkan dua laki-laki tersebut dengan alasan sedang ada keperluan mendesak.
Namun selain pameran guci, ada pula wanita yang mengaku mendapatkan modus yang hampir sama persis. Bedanya ia ditanya mengenai pameran keris oleh seorang laki-laki. Hampir sama seperti wanita sebelumnya, ia juga akhirnya pergi karena sudah mulai curiga.
Selain modus dengan mengatas namakan benda-benda kuno, ada pula modus penipuan yang mengatas namakan pameran lukisan. Kali ini pelaku berhasil meraup beberapa uang dan benda berharga korbannya.
Kejadian ini dialami oleh seorang wanita di Bandung, Jawa Barat. Sama seperti kejadian sebelumnya, ia dihampiri seseorang yang menggunakan Bahasa Melayu campur Inggris. Seorang laki-laki lain muncul dan menawarkan bantuan.
Wanita ini mengaku dengan bodohnya mau diajak oleh kedua laki-laki tersebut. Setelah mereka duduk di suatu tempat, salah satu laki-laki meramal tangan wanita tersebut dan mengatakan ada orang yang merasa iri sehingga memasukkan sesuatu benda mistis ke dalam tubuhnya.
Lelaki itu pun berniat membantu sang wanita namun mereka harus bertemu di Cimahi. Ketika hari pertemuan mereka tiba, wanita yang menjadi target penipuan tersebut membawa sejumlah uang, perhiasan dan benda-benda berharga lain miliknya. Ia mengaku juga sempat hampir membawa TV.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan