Setelah sampai di unit apartemen yang telah disewa Rudolf selama sehari, Icha ditelfon oleh rekannya H. Rudolf yang mengetahui hal itu pun merasa sakit hati dan memarahi Icha.
Rudolf dan Icha pun terlibat cekcok hingga hingga akhirnya Rudolf mendorong dan mengikat Icha.
Saat itu, Rudolf mengancam Icha bekerja sama untuk membunuh H dan S. Rudolf juga meminta Icha untuk memberinya sejumlah uang.
Rudolf bermaksud menggunakan uang tersebut untuk menyewa pembunuh bayaran dalam rangka menghabisi nyawa kedua rekannya yang lain.
Icha yang saat itu ketakutanpun langsung saja memberikan sejumlah uang kepada Rudolf. Namun bukannya melepaskan Icha, Rudolf malah menghabisi nyawa Icha.
Ketika Icha sudah dipastikan meninggal, Rudolf pergi ke lantai bawah apartemen dan mengambil troli. Ia kembali ke kamar dan meletakkan beberapa barang seperti bantal dan tas ke dalam troli tersebut. Sedangkan jasad Icha dimasukkan ke dalam kantong plastik berwarna hitam.
Rudolf lalu kembali ke lantai bawah menggunakan lift. Saat itu ia bertemu orang lain di dalam lift dan memberikan senyum sapaan kepada orang tersebut.
Setelah keluar lift, Rudolf lalu berjalan ke parkiran dan meletakkan semua barang-barangnya ke dalam mobil. Ia lalu akhirnya pergi meninggalkan area apartemen.
Dalam perjalanannya, Rudolf berhenti di Kawasan Becakayu. Disana ia membuang jasad Icha tepatnya di bawah kolong tol. Warga pun menemukan jasad Icha beberapa waktu setelah itu.
Baca Juga: 25 Ucapan Sumpah Pemuda 2022, Cocok untuk Caption Instagram, Whatsapp, dan Facebook
Dengan sigap, polisi menyelidiki kejadian ini dan akhirnya menangkap Rudolf di daerah Pondok Gede. Ketika ditangkap, ia diketahui sedang menjual laptop milik Icha. Polisipun melakukan interogasi terhadap Rudolf.
Setelah penyelidikan, diketahui ternyata Rudolf sempat berniat menyewa pembunuh bayaran, namun karena bayaran yang diminta terlalu mahal ia mengurungkan niatnya.
Selain itu, beberapa hari sebelum kejadian, Rudolf sudah mempelajari cara membunuh orang tanpa suara melalui internet. Ia juga mengaku tidak menyesal setelah melakukan aksinya.
Saat ini kasus pembunuhan oleh tersangka Rudolf masih dalam proses pemeriksaan polisi.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bongkar Alasan Geruduk Menteri, SEMA UGM: Mereka Banyak Mengibul dan Khianati Rakyat!
-
Real Madrid Incar Pemain Chelsea Lagi, Usai Dapatkan Marc Cucurella Kini Ingin Enzo Fernandez
-
47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 16 Juni 2026: Sikat Cepat, Pemain 15 Juta Koin Menanti
-
Dipukul dan Dilempar Air saat Diskusi UGM Ricuh, Sudaryono: Kami Tidak Kabur, Malah Duduk di Aspal!
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Pekanbaru Hujan Ringan, Padang Hujan Petir
-
Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang
-
5 Rekomendasi Anime Baru di Summer 2026, Ada Remake Ghost in the Shell!
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Berjanji Tak Malas Ikut Bertahan Jelang Prancis vs Senegal
-
46 Kode Redeem FF Terbaru 16 Juni 2026: Bocoran Update Anniversary dan Sikat Fist Split Eclipse
-
Diskusi di UGM Digeruduk Mahasiswa! Menteri Nusron dan Sudaryono Dievakuasi Mobil Patroli