Selebtek.suara.com - Rishi Sunak terpilih sebagai Perdana Menteri Inggris menggantikan Liz Truss yang mengundurkan diri pada 20 Oktober, setelah 6 minggu menjabat.
Sunak memenangkan pemilihan yang dilakukan Partai Konservatif pada Senin (24/10/2022) setelah saingan satu-satunya, Penny Mordaunt mundur sebagai kontestan.
Mantan Menteri Keuangan Inggris itu menjadi pria keturunan Asia pertama yang memimpin negara tersebut.
Profil Rishi Sunak
Lahir pada tahun 1980 di Southampton, Rishi Sunak adalah anak tertua dari tiga bersaudara dari orang tuanya keturunan Punjabi.
Ayah Sunak adalah seorang dokter keluarga dan ibunya mengelola apotek, di mana dia membantunya dengan buku-buku.
Rishi Sunak bersekolah di sekolah umum tertua di Inggris, Winchester College, di mana dia menjadi kepala sekolah laki-laki pertama yang berasal dari India dan menjadi editor koran sekolah.
Sejak saat itu dia mengatakan bahwa pengalamannya di sekolah asrama "mengubah secara intelektual" dan menempatkannya "pada lintasan yang berbeda".
Sunak melanjutkan untuk belajar filsafat, politik dan ekonomi di Lincoln College di Universitas Oxford, di mana ia memperoleh gelar kelas satu.
Baca Juga: Reaksi Mabes Polri dan Polda Metro Usai Seseorang Diamankan dari Depan Istana
Setelah menyelesaikan gelar MBA di Universitas Stanford, di mana ia bertemu calon istrinya, Akshata Murthy, Sunak bekerja untuk bank investasi Goldman Sachs sebagai analis.
Rishi Sunak telah memiliki tawaran pekerjaan dari bank investasi di bawah ikat pinggangnya saat masih di tahun kedua di Oxford.
Dia pindah bekerja untuk dana lindung nilai pada tahun 2006 ketika dia bergabung dengan TCI, yang dikenal sebagai dana yang sangat agresif, dan pergi tiga tahun kemudian untuk ikut mendirikan dana lindung nilai baru.
Rishi Sunak kemudian mengalihkan perhatiannya ke politik.
Pada tahun 2014, Sunak terpilih sebagai kandidat Partai Konservatif di kursi Yorkshire di Richmond, yang sebelumnya dipegang oleh mantan pemimpin Tory William Hague sebelum pemilihan umum tahun berikutnya.
Dijuluki "maharajah Yorkshire Dales", ia ingat diperkenalkan sebagai "William Hague baru" kepada konstituennya setelah memenangkan pemungutan suara, yang dijawab oleh seorang petani Yorkshire: "Ah ya Haguey!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Hajime Moriyasu Tundukkan Kepala Jelang Kick Off Belanda vs Jepang, Ada Apa?
-
Tecno Camon 50 vs Camon 50 Pro 5G: Duel HP Tecno Terbaru 2026, Pilih Mana?
-
Korupsi Rp18 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Absen Pemeriksaan Kejati Jabar Alasan Sakit
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Ronald Koeman Bongkar Strategi Belanda Redam Permainan Ofensif Jepang
-
Wakil Bupati Indramayu Syaefudin Ditetapkan Tersangka Korupsi Tunjangan DPRD Rp18 Miliar
-
AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!
-
Horor di Kansas: Timnas Inggris Dipaksa Mengungsi Saat Badai Tornado Datang