Suara.com - Ketua Umum (Ketum) partai NasDem Surya Paloh baru-baru ini ramai menjadi perbincangan. Ini setelah video dirinya hendak memeluk Presiden Joko Widodo atau Jokowi ditolak dan menjadi viral di media sosial.
Dalam video yang beredar di media sosial tersebut, Surya Paloh memeluk dan merangkul Presiden Jokowi. Namun pelukan tersebut tidak dibalas oleh Presiden Jokowi.
Tidak hanya itu, terlihat dalam video tersebut, Presiden Jokowi tampak berwajah dingin saat berhadapan dengan Surya Paloh. Hal tersebut pun menjadi sorotan publik.
Pasalnya, selama ini Presiden Jokowi dan Surya Paloh kerap kali bersikap mesra dan akrab di hadapan publik. Tak sedikit yang mengaitkannya dengan manuver politik Partai NasDem yang mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres 2024.
Pertanyaan seputar bos Media Group, Surya Paloh itu pun ramai diulas. Tak terkecuali seputar profil dan sepak terjangnya di dunia politik.
Lantas, seperti apa profil dari Surya Paloh tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Diketahui, Surya Paloh dikenal sebagai seorang pengusaha pers dan pimpinan Media Group yang mempunyai harian besar. Surya Paloh diketahui merupakan pemilik Media Indonesia, Lampung Post, dan stasiun televisi Metro TV.
Di dunia politik sendiri, Surya Paloh sempat menjadi Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar pada periode 2004-2009. Kariernya di dunia politik memang melejit dan juga panjang.
Surya Paloh juga pernah dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Umum Partai Nasional Demokrat. Tidak hanya itu, ia juga merupakan pendiri ormas Nasional Demokrat yang kemudian dianggap sebagai penerus Partai Nasdem.
Surya Paloh yang memiliki nama lengkap Surya Dharma Paloh ini lahir pada tanggal 16 Juli 1951 di Kutaraja, Banda Aceh. Ia dibesarkan di kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Surya Paloh membesarkan namanya menjadi seorang pengusaha di Kota Medan.
Karena aktivitas politiknya yang tinggi, Surya Paloh memilih pindah ke Ibu Kota Jakarta, dan kemudian menjabat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat) selama dua periode lamanya.
Kariernya sebagai seorang pengusaha dan politikus kian melejit di Kota Jakarta. Surya Paloh dikenal sebagai seorang pengusaha muda Indonesia. Usut punya usut, Surya Paloh ternyata sudah mempelajari dunia bisnis sejak ia masih remaja.
Sembari menyelesaikan pendidikannya sewaktu remaja, Surya Paloh diketahui seringkali berjualan teh, ikan asin, karung goni, dan lain sebagainya.
Sama seperti cerita orang sukses pada umumnya, Surya Paloh memulai usahanya dari bawah. Pada saat duduk di bangku SMA, Surya Paloh membeli barang-barang dari orang tua ke teman-teman dan gurunya.
Setelah itu, Surya Paloh mulai berjualan ke beberapa kedai kecil atau ke perkebunan PT Perkebunan Nusantara. Di kota tempat ia dibesarkan, Surya Paloh mendirikan perusahaan karoseri sekaligus menjadi seorang agen penjualan mobil.
Di sisi lain, ia tetap melanjutkan pendidikannya di SMA Negeri 7 Medan. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah atas, Surya Paloh melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.
Namun, perjalanan kuliah Surya Paloh berjalan tidak lancar, dan tidak selesai. Setelah itu, Surya Paloh melanjutkan kuliahnya di Fakultas Ilmu Sosial Politik di Universitas Islam Sumatera Utara, Medan.
Semasa kuliah, Surya Paloh sangat terkenal karena ia aktif berorganisasi. Bahkan diketahui, ia membuat organisasi massa yang sama-sama menentang kebijakan salah pada saat pemerintahan Orde Lama.
Surya Paloh juga menjadi salah satu pimpinan Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI). Setelah dibubarkan, ia kemudian menjabat sebagai koordinator Pemuda dan pelajar di Sekretariat Bersama Golkar.
Setelah beberapa tahun kemudian, Surya Paloh mendirikan sebuah organisasi bernama Organisasi Putra-Putri ABRI (PP-ABRI). Kemudian, ia menjadi pimpinan PP-ABRI Sumatera Utara.
Sejak remaja Surya Paloh memang sangat disibukkan dengan berbagai kegiatan. Pada saat berusia 14 tahun, Surya Paloh sudah memulai bisnis leveransir di sebuah kota kecil Serbelawan pada tahun 1965.
Saat duduk di bangku SMA, ia bekerja sebagai Manajer Travel Biro Seulawah Air Service. Setelah tamat di bangku SMA, ia kemudian dipercaya untuk mengelola Wisma Pariwisata di Jalan Patimura, Padang Bulan, Medan.
Kemudian, di tahun 1973, bersama kakak iparnya, Surya Paloh dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama PT Ika Diesel Bros untuk menjalankan usaha distributor mobil Ford dan Volkswagen di Medan,
Karirnya berjalan mulus, ia juga sempat menjadi kuasa usaha Direksi Hotel Ika Darroy yang terletak di Banda Aceh, merangkap juga sebagai Direktur Link Up Coy, Singapura pada tahun 1975.
Berikut biodata dari Surya Paloh:
- Nama asli: Surya Dharma Paloh
- Nama populer: Surya Paloh
- Lahir: Koetaradja, Aceh, 16 Juli 1951 (70 tahun)
- Pasangan: Rosita Barrack
- Anak: Prananda Surya Paloh
- Orang tua: Muhammad Daud Paloh (ayah) Nursiah Paloh (ibu)
- Tahun aktif: 1969-Sekarang
- Almamater: Universitas Sumatra Utara, Universitas Islam Sumatra Utara
- Profesi: Politikus
- Agama : Islam
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Dipuji Netizen Tiongkok, 'Saya Lahir di Lingkungan Kumuh, Selalu Pakai Bahasa Rakyat'
-
Pengakuan Surya Paloh di Balik Video Viral Jokowi Tolak Peluk Dirinya
-
Cara Jokowi Jelaskan IKN Dibilang Mirip Feni Rose, Warganet Malu: Masa Seorang Presiden Jualan Properti
-
Deklarasi NasDem Disebut Akar Masalah Hubungan Jokowi dan Surya Paloh Memanas, Saran Ruhut: Cabut Dukungan ke Anies
-
NasDem Tegaskan Tetap Setia Berkomitmen Dukung Jokowi, Selama Tidak Kena Reshuffle
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta
-
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB
-
Ali Khamenei Gugur, Tugas Pemimpin Tertinggi Iran Diambil Alih Dewan Sementara
-
Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik