/
Sabtu, 12 November 2022 | 12:24 WIB
Elza Syarif Sebut Keterangan Saksi Kasus Sambo Diduga Settingan: Ada yang Pakai Handsfree (YouTube tvOneNews)

Selebtek.suara.com - Pengacara senior Elza Syarif turut mengikuti jalannya persidangan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. Menurutnya, ada potensi pihak tertentu mendikte keterangan para saksi.

Kecurigaan itu mencuat karena beberapa saksi memberikan keterangan yang tidak masuk akal, berbelit-belit dan bohong dari saat pembuatan BAP hingga tahap persidangan. 

Hal itu diungkap Elza Syarif saat hadir di program Perempuan Bicara di tvOne. Ia mengaku mendapat informasi ada saksi untuk kasus Sambo yang ketahuan memakai handsfree ketika disidik untuk membuat BAP.

"Saya melihat informasi, bahwa waktu membuat BAP itu, pada waktu masih kekuasaan Sambo masih ada, sehingga ada dipasang seperti headset di sini (di telinga) sehingga menjawabnya ada yang mendiktekan," kata Elza, sebagaimana dikutip Suara.com dari kanal YouTube tvOneNews, Sabtu (12/11/2022).

Tentu saja pengakuan ini langsung dikonfirmasi oleh pembawa acara, "Ini informasinya betul adanya?"

Elza pun menegaskan kebenaran hal itu. Namun ia tidak bisa memastikan apakah Susi termasuk yang memakai alat komukiasi itu atau tidak.

"Sempat dibuka. Waktu itu salah satu saksi yang mengaku hal ini, tapi saya nggak tahu apakah Susi itu termasuk atau enggak," jawab Elza.

Elza mengaku lupa siapa nama saksi yang ketahuan memakai handsfree dan didikte saat membuat BAP.

"Saya lupa namanya, sempat diketahui (memakai handsfree) oleh penyidik, akhirnya dibuka," ujar Elza.

Baca Juga: 4 Sikap Cewek yang Bisa Bikin Cowok Tiba-tiba Menghilang saat PDKT

"Ini fakta, bisa dikonfirmasi?"

"Waktu itu keterangan saksi siapa, salah satu ajudannya, saya lupa namanya," kata Elza.

"Tapi ini terjadi ya, Bu Elza? Bisa dipertanggung jawabkan," tanya pembawa cara.

"Iya. Waktu itu dia bicara di persidangan, tapi tidak sampai selesai," jawab Elza.

ART Susi (sumber: YouTube KOMPASTV)

Berdasarkan hal tersebut, Elza menilai patut menjadi pertimbangan adanya indikasi para saksi didikte ketika memberikan keterangan. Meski ia juga menegaskan belum tentu Susi turut terlibat dalam skenario seperti itu.

"Jadi ini indikasi, saya tidak mengatakan bahwa Susi akan begitu (didikte saat memberi kesaksian), tapi patut diduga, tapi salah satu ajudannya diketahui (memakai handsfree) oleh penyidik sehingga ketahuan," tutur Elza.

Load More