"Lalu korelasi Ibu negara dengan pendukung rezim apa ya? Permintaam maaf kok pake excuse ya? Kalo permintaan maafnya tulus, mending paragraf yg satu itu dihapus aja Mas. Saya penikmat karya anda, saya kecewa Mas. Masa mengkritisi pemerintah caranya kayak gitu, nggak ada bedanya sama jokes-2 receh kayak yg lain.Bekal kreatif anda kok nggak dipake sama sekali ya?"
"Bukan penjilat, pembeo dan perundung. Heeeeiii... Blog!! Postinganmu yg kau hapus itu perundungan. Bukan masalah Ibu Negara atau bukan, tp merundung seorang ibu yg gk ada salah apa2 dgnkamu itulah yg bikin kamu salah!! Gak usah ngomong moral dan etika, koreksi moral dan etikamu dewe cuk..."
"Seharusnya ga kaya gini minta maafnya...Seharusnya teman2 mas segera ingetin mas...Mas sudah terjebak di dalam politik... Bahkan minta maaf aja ada unsur politiknya...Seharusnya bisa damai... Tapi kayanya malah eskalasi..."
"Bisa-bisaan ngomongin moral & etika ga ada cermin mas? Sadar masss Terus koq jadi bawa-bawa pendukung rezim ya? Ini minta maaf malah bikin orang pada senewen. Kali ini harus kena nina ninu biar kapok"
"Minta maaf pun masih dengan angkuh Memang sekali-kali harus pakai baju orange"
"Ngeyel banget bocah yak, minta maaf aja yg tulus, gak usah ada embel2 lain dulu, malah jadi blunder"
"Jati tidak mau minta maaf ke pendukung rejim yang fanatik,melakukan bully dan framing serta fitnah. Also jati membuat meme tidak pantas kepada seorang ibu negara yang gak salah apa2. Hipokrit mentok dug ki po ra ono sing revisi teks permintaan maaf e jane wkwk"
"Pak, mau situ anti rezim kek, pro rezim kek, mau arah politik kanan kiri atas bawah kek, ga ada yang peduli pak. Masalahnya simple lho pak, cuman orang orang ga terima situ menghina seorang ibu, memang susah ya minta maaf tanpa ada narasi tentang politiknya ?"
"Paragraf keempatmu itu kok bertentangan dengan statusmu sendiri to mas. Emang sampeyan sendiri mengindahkan moral dan etika, la Yoh orak to mas?"
"Minta maaf mah minta maaf aja mas, gak usah bawa-bawa 'fanatik rezim". Berhenti di paragraf 4 aja padahal sudah cukup loh. Jujur anda malah merusak permintaan maaf situ sendiri"
Hingga saat ini akun Twitter @KoprofilJati sudah ditangguhkan atau hilang. Netizen yang berusaha mengakses sudah tidak bisa lagi. Kendati demikian, akun Facebook miliknya masih bisa ditelusuri.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura