Selebtek.suara.com – Piala Dunia 2022 telah resmi dibuka pada 20 November lalu. Meski euphoria nya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, beberapa penggemar sepak bola tetap menyambangi stadion Al Bayt untuk menyaksikan secara langsung pergelaran akbar sepak bola ini.
Pada pertandingan pertama tuan rumah melawan Ekuador, Qatar harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-2 atas Ekuador. Namun dibalik persaingan antar kedua negara, ada beberapa hal yang menarik perhatian penonton usai pertandingan berakhir.
Setelah pertandingan usai, penonton banyak yang meninggalkan area stadion. Namun tidak dengan salah seorang fans asal Jepang.
Ketika permainan telah usai, fans yang mengenakan atribut berwarna bendera nasional Jepang ini membersihkan dan memungut sampah-sampah yang ditinggalkan oleh para penonton lain.
Negara Jepang memang terkenal dengan kebersihannya, namun yang membuat orang-orang salut yaitu karena pertandingan kali ini bahkan tidak melibatkan negara mereka sama sekali.
Dari salah satu komentar warganet di akun Instagram @pubity, diketahui bahwa ternyata kebersihan memang diajarkan di sekolah-sekolah Jepang semenjak Sekolah Dasar. Bahkan beberapa sekolah di Jepang tidak memiliki petugas kebersihan karena diharapkan para siswa akan membersihkan sampahnya sendiri.
Komentar lain dari salah satu warganet mengenai kebersihan yang tertanam dalam diri warga Jepang juga terlihat ketika Piala Dunia Rusia. Saat itu, Jepang yang sudah tereliminasi meninggalkan ruangan ganti dengan sangat bersih dan tertata rapi.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
West Ham Tunjuk Karim Virani sebagai CEO Sementara
-
Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha
-
krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin
-
Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement
-
Thierry Henry Khawatir Arsenal Kelelahan Jelang Duel Lawan Atletico Madrid
-
Korlantas Gunakan Metode TAA di TKP Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Apa Itu?
-
Gaji Sopir Taksi Green SM vs BlueBird, Siapa yang Paling Cuan?
-
Atletico Madrid vs Arsenal, Diego Simeone Pantang Tertekan Lawan Tim Unggulan
-
Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional
-
Ambisi Chery Contek Formula Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global