Selebtek.suara.com - Misteri tewasnya satu keluarga di Kalideres akhirnya berhasil diungkap pihak kepolisian. Polda Metro Jaya mengklaim telah mengantongi penyebab hingga motif di balik kematian empat mayat tersebut.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi menyebut kasus ini berhasil terungkap berdasar hasil penyelidikan dan penyidikan secara scientific crime investigation dengan melibatkan berbagai ahli.
"Hasil analisa dan evaluasi hari ini antara tim penyidik bersama tim gabungan ahli kedokteran forensik dan laboratorium forensik sudah ditemukan sebab-sebab kematian, didukung oleh fakta-fakta yang scientific," kata Hengki kepada wartawan, Senin (5/12/2022), dikutip dari Suara.com.
"Dari tim psikologi forensik juga ditemukan fakta-fakta yang ternyata mendukung temuan dari tim kedokteran forensik, termasuk penyilidikan lain berupa digital forensik," lanjutnya.
Meski sudah terungkap, Hengki mengatakan detail penyebab dan motif kematian satu keluarga di Kalideres akan disampaikan pada Jumat (9/12/2022) mendatang.
Ia beralasan pengungkapan detail menunggu laporan akhir dari kedokteran forensik dan ahli sosiologi agama.
"Sambil menunggu penyusunan laporan akhir dari kedokteran forensik khususnya patologi anatomi dan pemeriksaan dari ahli sosiologi agama," jelasnya.
Hengki menyebut pihaknya menggelar rapat bersama tim ahli baik itu dari kedokteran forensik, psikologi forensik, termasuk pemeriksaan pada sosiologi agama juga laboratorium forensik pada pukul 13.00 WIB tadi siang untuk mengonsolidasikan hasil penyidikan terkait kasus ini.
Menurut Hengki, pelibatan ahli Sosiologi Agama ini dilakukan menyusul adanya dugaan aktivitas ritual tertentu yang dijalani salah satu korban atas nama Budyanto (69).
Baca Juga: Kerajaan Swedia Ingin Mendukung Usaha Elektrifikasi Bus di Jakarta
Saat olah TKP, polisi menemukan beberapa barang bukti mencurigakan berupa buku-buku lintas agama hingga secarik kain berwarna putih yang diduga bertuliskan mantra.
Diberitakan sebelumnya, satu keluarga ditemukan tewas membusuk dalam sebuah rumah di kawasan perumahan Citra Garden 1 Extension RT 07/15, Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis (10/11/2022) malam.
Keempat korban yaitu Rudianto (71), Margareth (58), Dian (40) dan Budianto (69) ditemukan sudah dalam kondisi membusuk dengan posisi yang berbeda-beda di dalam rumah.
Dugaan awal penyebab kematian yang beredar di media adalah keempat korban meninggal karena kelaparan. Hal itu berdasarkan hasil otopsi yang tidak menemukan adanya makanan dalam lambung mereka.
Namun seiring waktu, muncul spekulasi liar terkait penyebab kematian satu keluarga tersebut karena keempat korban meninggal di dalam rumah tanpa ditemukan tindakan kekerasan.
Ada yang menduga kematian satu keluarga di Kalideres itu terkait ritual Santhara. Dalam ritual tersebut, seseorang tidak makan dan minum hingga meninggal.
Berita Terkait
-
Polisi Akhirnya Kantongi Penyebab dan Motif Kematian Satu Keluarga di Kalideres
-
Temuan Kain Mantra di Rumah Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Ketua RT: Biasa Buat Tangkal Bahaya Roh Jahat
-
Rapat Bersama Ahli Terkait Kasus Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Polda Metro Jaya: Dua Hari ke Depan Kita Rilis
-
Sebelum HUT 6 Desember, Polda Metro Janji Tuntaskan Kasus Satu Keluarga Tewas di Kalideres
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
RAM 16GB di Harga 4 Jutaan? Intip 5 Laptop Kejutan untuk Lebaran 2026 Ini!
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera
-
Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban